ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Google Maps Punya Navigasi 3D Baru, Begini Cara Kerjanya

Kamis, 12 Maret 2026 | 20:48 WIB
H
H
Penulis: Herman | Editor: HE
Ilustrasi Google
Ilustrasi Google (AP Photo/Thibault Camus)

Jakarta, Beritasatu.com – Google melakukan perombakan besar pada aplikasi Google Maps dengan menambahkan berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan (AI). Pembaruan ini bertujuan membantu pengguna menentukan tujuan perjalanan dan memilih rute terbaik dengan lebih mudah.

Dikutip dari AP, Kamis (12/3/2026), perubahan tersebut memanfaatkan teknologi Gemini, sistem AI milik Google. Melalui pembaruan ini, Google Maps akan menghadirkan dua fitur AI baru pada layanan peta digital yang digunakan oleh lebih dari 2 miliar orang di seluruh dunia.

Salah satu fitur baru bernama Ask Maps. Fitur ini mengembangkan kemampuan percakapan yang sebelumnya sudah diperkenalkan Google pada November 2025.

ADVERTISEMENT

Dengan Ask Maps, pengguna dapat menanyakan berbagai rekomendasi lokasi secara langsung di aplikasi. Misalnya mencari tempat pengisian daya perangkat terdekat, kafe dengan antrean pendek, hingga menyusun rencana perjalanan lengkap untuk road trip dengan beberapa pemberhentian.

Rekomendasi yang diberikan Gemini berasal dari basis data yang sangat besar. Sistem ini memanfaatkan informasi dari lebih dari 300 juta tempat serta ulasan yang dibuat oleh lebih dari 500 juta kontributor sejak Google Maps diluncurkan lebih dari dua dekade lalu.

Pada tahap awal, fitur Ask Maps akan tersedia di aplikasi Google Maps versi mobile untuk iPhone dan Android di Amerika Serikat dan India. Setelah itu, fitur ini direncanakan hadir di komputer pribadi serta negara lainnya.

Selain Ask Maps, Google juga memperkenalkan fitur navigasi baru bernama Immersive Navigation. Fitur ini disebut sebagai perubahan terbesar pada sistem petunjuk arah berkendara di Google Maps.

Immersive Navigation menghadirkan tampilan tiga dimensi (3D) yang memungkinkan pengguna memahami posisi dan lingkungan sekitar secara lebih jelas saat berkendara. Visual 3D yang dibuat oleh Gemini akan menampilkan berbagai elemen penting seperti bangunan terkenal, pembatas jalan, hingga kondisi medan di sekitar pengguna.

Google menyatakan sistem pengamanan AI mereka kini cukup kuat untuk mencegah teknologi Gemini menciptakan lokasi palsu, yang dalam industri AI dikenal sebagai “hallucination.”

Fitur Immersive Navigation juga dirancang untuk membantu pengguna memahami kelebihan dan kekurangan dari beberapa rute menuju tujuan yang sama. Selain itu, sistem ini juga akan menunjukkan lokasi parkir terbaik saat pengguna tiba di tujuan.

Pada tahap awal, Immersive Navigation hanya tersedia di Amerika Serikat melalui aplikasi Google Maps di iPhone dan Android, serta pada mobil yang mendukung CarPlay dan Android Auto.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Muncul di Google Maps, Makam Vidi Aldiano Ramai Peziarah dari Daerah

Muncul di Google Maps, Makam Vidi Aldiano Ramai Peziarah dari Daerah

LIFESTYLE
8 Tips Menggunakan Google Maps agar Perjalanan Lancar Tanpa Tersesat

8 Tips Menggunakan Google Maps agar Perjalanan Lancar Tanpa Tersesat

OTOTEKNO
Ikuti Google Maps, Ratusan Mobil Nyasar ke Sawah

Ikuti Google Maps, Ratusan Mobil Nyasar ke Sawah

NUSANTARA
Tersesat Ikuti Google Maps, Pemudik Dievakuasi Damkar

Tersesat Ikuti Google Maps, Pemudik Dievakuasi Damkar

JAWA BARAT
Ikuti Google Maps, Pemudik Terjatuh ke Jurang di Tasikmalaya

Ikuti Google Maps, Pemudik Terjatuh ke Jurang di Tasikmalaya

JAWA BARAT
Cara Mudah Cek Tarif Tol di Google Maps untuk Persiapan Mudik 2026

Cara Mudah Cek Tarif Tol di Google Maps untuk Persiapan Mudik 2026

OTOTEKNO

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon