ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pacu Adopsi Metaverse, Teknologi VR Permudah Konten Kreator

Rabu, 5 Oktober 2022 | 23:38 WIB
HS
FH
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: FER
Seeorang model tengah memperagakan penggunaan teknologi VR terbaru Full Body Motion Capture System.
Seeorang model tengah memperagakan penggunaan teknologi VR terbaru Full Body Motion Capture System. (Istimewa)

Jakarta, Beritasatu.com – Mempercepat akses metaverse ke Indonesia, teknologi virtual reality (VR) dan augmented reality (AR) mulai diimplementasikan konten kreator untuk membuat konten-konten viral di berbagai platform berbagi video maupun media sosial (medsos) termasuk youtuber independen.

Melihat hal itu, PT Kovee Jaya Indonesia (Kovee) memboyong teknologi VR canggih ke tanah air. Berkolaborasi dengan Meligo, perusahaan yang mulai beroperasi di Indonesia pada 2018 lalu itu memperkenalkan full body motion capture system.

Direktur Kovee, Shin Hye Jung mengatakan teknologi yang dibawanya ke Indonesia merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mempercepat akselerasi metaverse di nusantara.

"Pasar Indonesia sangat luas dan juga potensi pasarnya yang besar. Untuk itu, kami ingin mempercepat revolusi industri 4.0 yang berbasis teknologi. Kami ingin mempercepat akses metaverse ke Indonesia," ujar wanita yang akrab disapa Cindy dalam keterangannya yang dikutip Rabu (5/10/2022).

ADVERTISEMENT

Kovee full body motion capture system sendiri terdiri dari beberapa perangkat, mulai dari sarung tangan dan kaki yang dilengkapi sensor untuk merefleksikan gerakan (motion capture), headset yang telah dimodifikasi untuk merespons gerakan kepala, dan smartphone berbasis iOS (minimal iPhone X) untuk merekam mimik dan gerak wajah.

Nantinya, perangkat-perangkat tersebut dipakai oleh pengguna, lalu diproses oleh berbagai software dan aplikasi yang dibuat khusus oleh Meligo. Setelah keduanya terhubung, pengguna bebas membuat avatar sesuka hati mereka karena avatar tersebut akan menirukan gerakan dari penggunanya.

Dengan kemampuan tersebut, Cindy menerangkan, teknologi ini dirancang bagi para pembuat konten, baik yang tergabung dalam sebuah manajemen maupun para kreator independen.

"Target pasar kami adalah Youtuber independen atau manajemen influencer. Untuk pemasarannya nanti bisa rental (sewa) atau dijual. Tapi untuk harganya, karena masih soft launching, kami belum bisa mengumumkannya," tambah Cindy.

Kovee full body motion capture system merupakan program yang membantu siapa saja menjadi virtual Youtuber dengan cara mudah.

Sebagai langkah lanjutan untuk mempopulerkan teknologi ini, Kovee segera meluncurkan karakter penyanyi avatar yang dikembangkan di Korea untuk bertemu dengan penggemarnya di Indonesia pada Desember nanti.

"Kami berencana untuk mengadakan pertemuan penggemar, baik offline maupun online, karena sistem interaktif offline telah tersedia sejak perilisannya hari ini," imbuh Cindy.

Sedangkan untuk membangun ekosistemnya, Kovee bakal menggelar audisi untuk streamer baru dan berbakat dari Indonesia yang sesuai dengan karakter yang dibuat perusahaan.

"Silakan mendaftar jika kamu ingin menjadi pemenang karakter utama yang menerapkan teknologi Korea terbaru ini karena masih dibuka hingga akhir Oktober ini. Pemenang akan diberikan hadiah senilai Rp 200 juta," pungkasnya.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon