Merayakan Imlek 2570
Rabu, 6 Februari 2019 | 12:11 WIB
Imlek mulai dirayakan di hari pertama bulan pertama kalender Tionghoa, dan berakhir dengan Cap Go Meh di tanggal kelimabelas. Setiap tradisi memiliki makna tersendiri. Tradisi perayaan Imlek biasanya dimulai dari membersihkan rumah, mendekor ulang rumah, serta membayar atau melunasi utang. Warga Tionghoa juga melakukan sembahyang pada leluhur, dan tak lupa menyajikan makanan, minuman, dan buah di altar. Bagi para perempuan yang sudah menikah biasanya akan pulang ke rumah ibu. Selain itu, mereka juga membawa teng lu yang merupakan bingkisan atau angpao (amplop merah kecil yang berisi uang) untuk ibu dan adik-adiknya. Secara tradisi, angpao atau Hung Pau juga diberikan kepada anak-anak dan orangtua. Kegiatan lainnya seperti melepas burung pipit atau Fang Sheng juga dilakukan dalam ibadah. Makna dari fang seng adalah mengharapkan karma baik. Melepas burung juga menjadi simbol menjalin hidup berkesinambungan dengan alam. Biasanya jumlah burung yang dilepas ialah sebanyak usia kita ditambah satu. Tahun Baru Imlek juga identik dengan pertunjukan barongsai. Tarian tradisional Tiongkok ini dilakukan lebih dari satu orang menggunakan sarung yang menyerupai singa. Konon, barongsai memiliki sejarah ribuan tahun. Catatan pertama tentang tarian ini sudah dilakukan pada masa Dinasti Chin, sekitar abad ke tiga sebelum masehi. FOTO: BeritaSatu Photo/Antara Foto
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
Bagikan
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
ARTIKEL TERPOPULER
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
SUMATERA UTARA
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




