Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin bersama dengan Kepala Biro Hukum dan Administrasi Kementerian dan Perwakilan Okto Dorinus Manik, Direktur Sinar Mas, Ferry Salman, Direktur Eksekutif Asosiasi Pulp & Kertas Indonesia, Liana Bratasida, Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia, Kanya Lakshmi Sidharta, Ketua umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia, Sanny Iskandar, GM Corporate Communications PT Berau Coal, Singgih Widagdo, serta Accelerator Director GK-Plug and Play Indonesia, Aaron Nio Ang menghadiri Dialog Komoditas Andalan Ekspor Bersama Para Diplomat, Jakarta, Senin 11 November 2019. Dialog ini sebagai upaya membangun pemahaman dan koordinasi yang tepat akan keberadaan produk atau komoditas negara Indonesia yang berorientasi ekspor, dalam hal ini perkebunan kelapa sawit, kehutanan, pulp dan kertas serta pertambangan batu bara. Menggandeng para diplomat, dialog ini membahas berbagai hal mulai dari potensi, pola operasi industri, keunggulan, kontribusi dan sudah barang tentu tantangan yang dihadapi di negara tujuan ekspor. (BeritaSatu Photo/Emral Firdiansyah)
Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin bersama dengan Kepala Biro Hukum dan Administrasi Kementerian dan Perwakilan Okto Dorinus Manik, Direktur Sinar Mas, Ferry Salman, Direktur Eksekutif Asosiasi Pulp & Kertas Indonesia, Liana Bratasida, Sekjen Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia, Kanya Lakshmi Sidharta, Ketua umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia, Sanny Iskandar, GM Corporate Communications PT Berau Coal, Singgih Widagdo, serta Accelerator Director GK-Plug and Play Indonesia, Aaron Nio Ang menghadiri Dialog Komoditas Andalan Ekspor Bersama Para Diplomat, Jakarta, Senin 11 November 2019. Dialog ini sebagai upaya membangun pemahaman dan koordinasi yang tepat akan keberadaan produk atau komoditas negara Indonesia yang berorientasi ekspor, dalam hal ini perkebunan kelapa sawit, kehutanan, pulp dan kertas serta pertambangan batu bara. Menggandeng para diplomat, dialog ini membahas berbagai hal mulai dari potensi, pola operasi industri, keunggulan, kontribusi dan sudah barang tentu tantangan yang dihadapi di negara tujuan ekspor. (BeritaSatu Photo/Emral Firdiansyah)
Dialog komoditas andalan ekspor bersama para diplomat, Jakarta, Senin 11 November 2019. Dialog ini sebagai upaya membangun pemahaman dan koordinasi yang tepat akan keberadaan produk atau komoditas negara Indonesia yang berorientasi ekspor, dalam hal ini perkebunan kelapa sawit, kehutanan, pulp dan kertas serta pertambangan batu bara. Menggandeng para diplomat, dialog ini membahas berbagai hal mulai dari potensi, pola operasi industri, keunggulan, kontribusi dan sudah barang tentu tantangan yang dihadapi di negara tujuan ekspor. (BeritaSatu Photo/Emral Firdiansyah)
Dialog komoditas andalan ekspor bersama para diplomat, Jakarta, Senin 11 November 2019. Dialog ini sebagai upaya membangun pemahaman dan koordinasi yang tepat akan keberadaan produk atau komoditas negara Indonesia yang berorientasi ekspor, dalam hal ini perkebunan kelapa sawit, kehutanan, pulp dan kertas serta pertambangan batu bara. Menggandeng para diplomat, dialog ini membahas berbagai hal mulai dari potensi, pola operasi industri, keunggulan, kontribusi dan sudah barang tentu tantangan yang dihadapi di negara tujuan ekspor. (BeritaSatu Photo/Emral Firdiansyah)
Dialog komoditas andalan ekspor bersama para diplomat, Jakarta, Senin 11 November 2019. Dialog ini sebagai upaya membangun pemahaman dan koordinasi yang tepat akan keberadaan produk atau komoditas negara Indonesia yang berorientasi ekspor, dalam hal ini perkebunan kelapa sawit, kehutanan, pulp dan kertas serta pertambangan batu bara. Menggandeng para diplomat, dialog ini membahas berbagai hal mulai dari potensi, pola operasi industri, keunggulan, kontribusi dan sudah barang tentu tantangan yang dihadapi di negara tujuan ekspor. (BeritaSatu Photo/Emral Firdiansyah)
Dialog komoditas andalan ekspor bersama para diplomat, Jakarta, Senin 11 November 2019. Dialog ini sebagai upaya membangun pemahaman dan koordinasi yang tepat akan keberadaan produk atau komoditas negara Indonesia yang berorientasi ekspor, dalam hal ini perkebunan kelapa sawit, kehutanan, pulp dan kertas serta pertambangan batu bara. Menggandeng para diplomat, dialog ini membahas berbagai hal mulai dari potensi, pola operasi industri, keunggulan, kontribusi dan sudah barang tentu tantangan yang dihadapi di negara tujuan ekspor. (BeritaSatu Photo/Emral Firdiansyah)