Suporter dan Mahasiswa di Sukabumi Gelar Aksi Pita Hitam Batalnya Piala Dunia U-20
Minggu, 2 April 2023 | 10:09 WIB
Sukabumi, Beritasatu.com - Suporter sepak bola dan mahasiswa di Sukabumi, Jawa Barat menggelar aksi solidaritas dengan cara memasang pita hitam kepada masyarakat di Lapang Merdeka, Kota Sukabumi. Mereka membawa spanduk bertuliskan "Aksi Pita Hitam, Berduka Atas Pembatalan Tuan Rumah Piala Dunia U-20."
Diketahui sebelumnya, FIFA mencabut status Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Meski tak secara gamblang menyebut alasan pembatalan itu di dalam suratnya, disinyalir FIFA membatalkan status tuan rumah Indonesia setelah adanya polemik terkait penolakan Timnas Israel U-20 untuk bermain di kompetisi milik FIFA.
Koordinator aksi, Danial Fadhilah mengatakan aksi pita hitam itu sebagai bentuk kekecewaan terhadap pihak-pihak yang menjadikan Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.
"Jujur kami kecewa. Persiapan yang dilakukan oleh Indonesia sejauh ini sudah sangat matang, lalu banyak mimpi-mimpi anak muda hari ini yang ingin membela timnas Indonesia di ajang sekelas Piala Dunia namun sirna begitu saja. Banyak juga orang Indonesia yang ingin melihat bagaimana euforia Piala Dunia di Tanah Air sendiri, tapi batal," kata Danial.
Menurutnya, pemasangan pita hitam itu memiliki pesan kepada masyarakat bahwa persepakbolaan Indonesia kini sedang tidak baik-baik saja. Banyak mimpi anak negeri yang pupus akibat beragam kontroversi soal penolakan tim Israel.
"Hari ini negara tidak serius terhadap anak-anak mudanya. Bagaimana anak-anak mudanya punya mimpi besar? Anak-anak muda punya apapun yang ingin diberikan kepada negara tapi negara tidak serius kepada mereka, karena banyak oknum-oknum pejabat yang hanya cari panggung saja," tuturnya.
Dia juga menegaskan, olahraga sebaiknya tidak dicampur adukan dengan politik. Ia pun menyesali lantaran tampilnya Israel di Piala Dunia pun juga bukan terkait politik.
"Kalau misalkan mau anti Israel sekali, ya harus serius juga dong. Jangan sampai ketika olahraga dicampur aduk dengan politik, tapi urusan uang sampai sekarang didiamkan saja," jelasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




