ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menpora Dito Bidik 60 Medali Emas di SEA Games 2023

Selasa, 2 Mei 2023 | 09:01 WIB
HS
BW
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: BW
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengukuhkan Kontingen Indonesia pada SEA Games ke-32 Kamboja di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, Selasa, 2 Mei 2023.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo mengukuhkan Kontingen Indonesia pada SEA Games ke-32 Kamboja di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, Selasa, 2 Mei 2023. (Beritasatu/Hendro Situmorang)

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menargetkan Tim Merah Putih meraih 60 medali emas di SEA Games 2023 Kamboja. Hal ini sekaligus mempertahankan peringkat tiga di klasemen akhir perolehan medali.

Ia memastikan sulit bagi Indonesia untuk mempertahankan perolehan 69 medali emas yang didapat pada SEA Games Vietnam 2021 lalu karena banyak cabang olahraga (cabor) potensial Indonesia tidak dipertandingkan di ajang kali ini. Kemudian, kelas yang dipertandingkan untuk kelas-kelas yang dimiliki Merah Putih juga berpeluang hilang.

"Kita sudah analisis kemungkinan dan berpotensi akan kehilangan 39 medali emas pada SEA Games ke-32 Kamboja 2023. Hal itu berdasarkan sejumlah faktor yang telah dikaji," katanya saat pengukuhan Kontingen pada SEA Games ke-32 Kamboja di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Senayan, Jakarta, Selasa (2/5/2023).

ADVERTISEMENT

Upacara pengukuhan tersebut dihadiri Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari, Wakil I Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Suwarno, Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia Lexyndo Hakim serta para atlet dan ofisial Tim Indonesia yang berangkat ke SEA Games 2023 Kamboja.

Kontingen Tim Indonesia di SEA Games 2023 Kamboja diperkuat 599 atlet yang tampil di 31 cabang olahraga (cabor). Menpora Dito menargetkan 60 medali emas untuk dibawa pulang demi

Terkait cabor dan atlet-atlet yang diberangkatkan sudah lebih dulu melalui seleksi dan review dari tim yang terdiri dari akademisi, praktisi dan juga ada perwakilan dari KONI dan KOI. Penetapan kontingen didasarkan pada catatan prestasi, rekam jejak dan pertimbangan-pertimbangan lainnya yang dimiliki oleh atlet.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon