Gelar Juara Hong Kong Open Buat Apriyani/Fadia Makin Percaya
Minggu, 17 September 2023 | 16:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Ganda putri Indonesia Apriyani Rahayu dan Siti Fadia Silva Ramadhanti meraih gelar juara perdana pada 2023 setelah menjuarai turnamen Hong Kong Open 2023, Minggu (17/9/2023). Gelar juara itu membuat mereka makin percaya diri untuk tampil di berbagai kompetisi mendatang.
Di final Hong Kong Open 2023, Apriyani/Fadia mengalahkan pasangan Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Pada pertandingan final Hong Kong Open 2023 yang berlangsung di Kowloon, Apriyani/Fadia menang 14-21, 24-22, 21-9.
Sebelum menjuarai Hong Kong Open 2023, Apriyani/Fadia sudah meraih gelar juara dalam ajang Malaysia Open 2022 dan Singapore Open 2022.
Sebelumnya, prestasi terbaiknya pada 2023 adalah menjadi runner up di Kejuaraan Dunia. Mereka dikalahkan duet Tiongkok Chen Qing Chen/Jia Yifan.
"Pertama-tama alhamdulillah bersyukur untuk gelar hari ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Fadia, pelatih saya yang mendampingi, Mas Pras (Prasetyo Restu Basuki), PBSI tentunya dan semua masyarakat Indonesia yang selalu dukung dan mendoakan kami," kata Apriyani.
Apriyani berharap gelar juara tersebut membawa mereka untuk terus percaya diri dan meraih prestasi. "Kami sangat senang dan tidak bisa berkata-kata lagi," katanya.
Menurut Apriyani, Pearly/Thinaah bermain bagus. "Hanya memang ada insiden di poin-poin akhir gim ketiga. Kami mendoakan yang terbaik untuknya. Semoga cederanya tidak terlalu serius, bisa recovery dengan baik," ujarnya.
Selanjutnya, setelah menjuarai Hong Kong Open 2023, Apriyani/Fadia akan langsung fokus ke persiapan Asian Games. "Tidak banyak waktu, tetapi gelar ini membawa tambahan kepercayaan diri buat kami," kata Apriyani.
Fadia pun sangat gembira dengan gelar pertama 2023 tersebut. "Kami senang tetapi kami harus tetap haus akan gelar juara, jangan mudah puas dan kami mau momentum bagus ini bisa terus kami pertahankan. Kami ingin selalu konsisten," katanya.
Menurutnya, di gim pertama dan kedua, pasangan Indonesia dan Malaysia sudah saling mengetahui permainan lawan.
"Apa yang kami rencanakan mereka sudah tahu, sebaliknya juga begitu, kami sudah mengantisipasi juga setiap rencana mereka. Saat setting poin kami bisa lebih tenang dalam penggunaan strateginya," kata pemain kelahiran Bogor ini.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




