Mancini: Kami gugup dan itu normal
Kamis, 15 September 2011 | 20:01 WIB
Hampir setengah abad tak ikut kompetisi elit Eropa, pelatih City akui timnya gugup saat melawan Napoli.
Pelatih Manchester City, Roberto Mancini, mengakui bahwa timnya diterpa masalah mental, dalam laga leg pertama fase grup Liga Champions 2011-2012, Rabu malam tadi. Sebagaimana diketahui, dalam laga itu City yang menjadi tuan rumah bahkan harus ketinggalan lebih dulu dari tamunya Napoli, sebelum akhirnya bisa menciptakan hasil akhir 1-1.
Adalah Edinson Cavani yang mencetak gol untuk Napoli terlebih dahulu, pada menit ke-69, di Stadion Etihad kebanggaan The Citizens --sebutan skuad Manchester City. Baru kemudian pada menit ke-74, City mampu membalas lewat tendangan bebas dari kaki bek Aleksandar Kolarov.
Sekadar catatan, tahun ini merupakan momen kembalinya The Citizens ke kompetisi klub-klub elit (papan atas) Eropa, setelah puluhan tahun absen. Mereka terakhir tampil pada apa yang dulunya disebut Piala Eropa, 43 tahun yang lalu. Dan Mancini menyebut bahwa sebuah penampilan yang kikuk memang sudah diperkirakan bakal dialami timnya.
"Kami sangat gugup. Itu normal. Setelah bertahun-tahun lamanya, kami (akhirnya) memainkan pertandingan pertama kami di Liga Champions," ungkap pelatih asal Italia itu kepada Sky Sports, seperti dikutip Soccerway.
"Pertandingan pertama memang selalu sulit, dan (nyatanya) memang sulit menghadapi Naples (Napoli), karena mereka bertahan dengan sangat baik. Dan ketika mereka menyerang balik, mereka sangat berbahaya," tutur Mancini lagi.
"Kami kemasukan gol (lebih dulu) karena selama sekitar 10 menit di babak kedua itu kami bermain pas-pasan. Tapi setelah itu kami bermain dengan baik, (dan) saya senang," ujar Mancini pula. "Kami ingin menang, tapi Liga Champions memang berat. Bagi kami, (cukup) penting artinya dapat memulai dengan baik," lanjutnya.
Pelatih Napoli, Walter Mazzarri sendiri, sebelumnya telah memperingatkan City bahwa timnya tidak datang ke Manchester sebagai pelengkap (pertandingan). Dan tim asal Italia itu memang membuktikannya dengan sebuah permainan penuh disiplin.
Mazzarri juga mengatakan bahwa penampilan malam tadi memberi sebuah awal menjanjikan bagi timnya, yang juga baru kali ini kembali berkiprah di Liga Champions dalam 21 tahun terakhir. "Di babak pertama kami harus mengurangi tekanan sedikit, dan berhasil mencegah gawang kami dari kemasukan gol," katanya kepada Sky Italia.
"(Lalu) Di babak kedua, kami tampil jauh lebih baik, dan itu (terasa) menguatkan mental dalam melawan tim seperti Manchester City," lanjut Mazzarri. Di grup A ini, Napoli sendiri berikutnya akan menjamu Villarreal, dua pekan mendatang di Stadion San Paolo, sementara City akan bertandang ke markas Bayern Munchen di Allianz Arena.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




