Piala Dunia U-17: Jadi Juru Kunci Grup B, Kanada Tetap Optimistis
Selasa, 14 November 2023 | 07:03 WIB
Solo, Beritasatu.com - Meski kembali harus menelan kekalahan pada laga kedua dan menjadi juru kunci di papan klasemen sementara grup B, Timnas U-17 Kanada tetap optimistis menatap laga selanjutnya kontra Mali di Stadion Gelora Bung Tomo, 16 November 2023 mendatang.
Pelatih timnas U-17 Kanada, Andrew Olivieri mengakui jika Mali merupakan tim yang tangguh dan pertandingan yang akan mereka hadapi akan menjadi laga yang tidak mudah.
Namun, karena tim berjuluk Les Rouges tersebut tidak memiliki pilihan mau tidak mau harus menang di laga terakhir babak penyisihan Grup B.
“Sekarang tidak ada pilihan bagi kami, kami harus menemukan cara memenangkan laga (melawan Mali) dan mendapatkan tiga poin. Pertandingan nantinya tidak akan berjalan mudah karena mereka juga butuh poin,” ujarnya saat ditemui seusai laga kontra Uzbekistan, Senin (13/10/2023).
Terkait laga melawan Uzbekistan yang membuat mereka kembali harus menelan pil pahit, Olivieri mengatakan timnya sebenarnya sudah bermain dengan baik di awal laga dan memiliki sejumlah peluang, namun seiring berjalannya waktu anak asuhnya kehilangan fokus dan kehilangan ritme permainan apalagi setelah gol kedua.
“Saya pikir kami sudah bermain sangat positif di awal setelah menghadapi Spanyol. Gol pertama bukan apa-apa, itu karena pemain kehilangan fokus selama beberapa menit. Namun, gol yang kedua benar-benar menyakitkan kami. Apalagi kami tidak bisa lagi menemukan jalan untuk mematahkan pertahanan Uzbekistan,” ucapnya.
Meski kalah, Olivieri tetap berpikir positif dan menjadikan apa yang terjadi dalam laga kontra Uzbekistan sebagai pembelajaran untuk menghadapi laga selanjutnya kontra Mali.
“Yang pasti pertama yang akan kami lakukan setelah ini adalah pemulihan kondisi dan melakukan evaluasi untuk memastikan yang terjadi hari ini tidak lagi terulang. Setelah itu kami harus move on menghadapi Mali,” kata dia.
Sementara itu, kapten timnas U-17 Kanada, Lazar Stefanovic mengakui jika performa para pemain saat melawan Uzbekistan tidak terlalu bagus. Meski diawal mereka sudah bermain dengan baik.
“Tadi kami tampil penuh semangat hingga pertandingan babak awal. Kami juga sudah menjalankan semua skenario yang disusun, tetapi selanjutnya terus menurun hingga akhir pertandingan,” ucapnya.
Ia pun mengakui kecewa dengan hasil pertandingan melawan Uzbekistan. Meski diakuinya juga tim berjulukan Serigala Putih tersebut memang bermain dengan baik.
“Tentu saja tidak ada yang senang dengan hasil ini, tetapi Uzbekistan layak menang mereka bermain dengan taktik yang bagus,” kata pemain bernomor punggung 6 tersebut.
Terkait laga kontra Mali dalam pertandinga terakhir penyisihan grup, Stefanovic mengatakan akan menjadi pertandingan yang sulit namun ia dan timnya akan berusaha sungguh-sungguh untuk bisa memenangkan laga.
“Mali yang merupakan lawan kuat pastinya akan berat, tetapi kami yakin bisa menghadapinya,” tutupnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




