Barcelona vs Granada: Komentar Deco Picu Kecaman Penggemar Blaugrana
Senin, 12 Februari 2024 | 18:14 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Komentar yang dikeluarkan Deco setelah Barcelona hanya bermain 3-3 melawan penghuni zona degradasi Granada membuatnya dituntut untuk segera meninggalkan jabatan sebagai direktur sport klub Catalan itu,
Dalam pertandingan kandang di Stadion Lluis Companys, Senin (12/2/2024), Blaugrana, julukan Barcelona hanya meraih hasil imbang.
Lamine Yamal mencetak dua gol untuk Blaugrana, julukan Barcelona, yakni pada menit ke-14 dan 80. Satu gol lainnya yang dicetak tuan rumah dilesakkan Robert Lewandokwski pada menit ke-63.
Granada merebut satu poin dari pertandingan pekan ke-24 ini berkat gol-gol yang dibuat Ricard Sanchez pada menit ke-43, Facundo Pellistri (63), serta Ignasi Miguel (66).
Hasil imbang ini membuat Barcelona kini bertengger di posisi ketiga dengan 51 poin. Sementara Granada berada di urutan ke-19 dengan koleksi hanya 19 poin.
Direktur Olahraga Barcelona Deco hadir dalam pertandingan saat Barcelona sekali lagi memperlihatkan ketidakmampuan mereka dalam bertahan. Namun, di pengujung malam, dialah yang menjadi cerita.
Hal ini disebabkan oleh komentar yang dibuatnya di Portugal kepada Nascer do Sol, mengenai kondisi Blaugrana saat ini. Dalam sebuah wawancara, ia mengeklaim bahwa Barcelona perlu menjauh dari ide permainan yang membuat mereka begitu sukses hingga saat ini.
“Arah baru ini penting dan presiden setuju dengan saya mengenai hal ini. Diperlukan perubahan besar. Ada metode yang habis,” ujarnya seperti dilansir Sport.
“Kita harus menemukan seseorang yang mampu melepaskan diri dari masa lalu untuk selamanya dan bergerak menuju paradigma baru,” imbuhnya.
Dia juga melanjutkan dengan menyatakan bahwa pekerjaan yang dia rekrut saat ini tidak begitu menarik bagi calon manajer.
Menurutnya, Barcelona menghadapi masalah keuangan yang serius dan itu menjadi salah satu alasan mengapa klub ini mempekerjakan dirinya.
"Kami tidak punya uang untuk investasi yang dilakukan klub-klub bernilai jutaan dolar lainnya dan hal itu membuat pelatih mana pun patah semangat. Saat ini kami tidak dapat menyediakan sarana tersebut," kata sosok yang pernah bermain untuk Barcelona pada 2004-2008 ini.
Pada dasarnya, Deco mengusulkan Barcelona harus meninggalkan ide-ide yang mendasari tiga era terbesar mereka. Komentarnya tentu saja menimbulkan kemarahan dari pendukung Barcelona. Dia bahkan dituntut untuk meninggalkan jabatannya.
Deco mengatakan kepada Radio Catalunya bahwa kata-katanya disalahpahami. Ketika dia merujuk pada model dan paradigma, dia mengeklaim itu terkait dengan krisis keuangan di klub dan cara mereka merekrut pemain.
Selain itu, Nascer do Sol telah menerbitkan catatan editor, mengeklaim bertanggung jawab penuh atas “kesalahpahaman” tersebut. Laporan terbaru dari El Desmarque menyebutkan bahwa Deco kini akan menyampaikan pesan melalui saluran resmi klub untuk mengklarifikasi pernyataannya juga.
Ini tentu merupakan cerita yang aneh, mengingat bahasa Portugis adalah bahasa ibu Deco, dan wawancara dilakukan dalam bahasa Portugis. Kata-katanya telah dipublikasikan selama beberapa hari, tetapi baru-baru ini diangkat oleh media Catalan. Banyak yang heran karena baru sekarang pencabutan itu dilakukan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




