Pasukan Merah Putih Siap Tempur di Piala Thomas dan Piala Uber
Jumat, 26 April 2024 | 20:29 WIB
Chengdu, Beritasatu.com - Tim Indonesia telah menyelesaikan persiapan akhir jelang laga perdana Piala Thomas dan Piala Uber 2024, Sabtu (27/4/2024) besok. Manajer tim yang sekaligus Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Ricky Soebagdja memastikan kondisi skuad Merah-Putih dalam kondisi prima dan siap tempur.
"Sejauh ini sampai tadi latihan terakhir sebelum besok memulai pertandingan, kita bersyukur semua menjalankan program latihan dengan baik. Saya berpesan untuk terus menjaga kondisi dan kesehatan," kata Ricky.
"Seluruh atlet sudah siap bertanding," tegasnya.
Tim Piala Thomas Indonesia akan memulai perjuangan di grup C melawan Inggris, sementara tim Piala Uber bersua Hong Kong. Di atas kertas, kekuatan Indonesia memang unggul, tetapi Ricky mengingatkan untuk tidak meremehkan lawan.
Pemain-pemain yang akan diturunkan pada laga perdana dipastikan adalah pemain yang sangat siap secara teknis maupun non-teknis.
"Nanti malam saya dan para pelatih akan berdiskusi untuk menentukan siapa saja yang akan turun di laga perdana. Pastinya pemilihan berdasarkan siapa yang paling siap secara teknis maupun nonteknis, kami juga akan menghitung bagaimana rekor pertemuan dan kebutuhan lainnya," tutur Ricky.
"Siapa pun yang turun besok adalah yang terbaik," ujar Ricky.
Peraih medali emas Olimpiade Athena 1996 ini juga mengingatkan timnya harus untuk melewati tantangan berat laga perdana.
"Karena ini adalah turnamen beregu jadi kerja sama tim harus solid. Siapa pun yang diturunkan harus mendapat dukungan penuh oleh semua," ucap Ricky.
Sementara kapten tim, Fajar Alfian dan Apriyani Rahayu juga memfokuskan rekan-rekannya untuk menjaga kekompakan.
"Menurut saya tim Piala Thomas Indonesia cukup berpeluang untuk kembali merebut juara. Dengan kerja sama dan kekompakan saya rasa kans itu ada. Baik di tunggal maupun di ganda, kekuatan kami merata. Kami siap bertarung siapa pun yang dipilih untuk turun," ujar Fajar.
"Kami di tim Piala Uber akan memberikan yang terbaik melawan Hong Kong besok. Kami akan mengeluarkan seluruh kemampuan yang kami punya," sambung Apri.
Tidak hanya faktor teknis, faktor non-teknis terutama mental juga terus disiapkan tim Indonesia. Koordinator psikolog tim ad hoc Olimpiade Paris 2024, Lilik Sudarwati yang ikut dalam rombongan tim, tak lelah untuk terus memberikan energi positif bagi para atlet.
"Jadi dari kami tim psikolog mencoba menanamkan energi positif untuk meningkatkan kekompakan tim. Kami juga menyiapkan anak-anak untuk tampil lebih rileks. Mau tunggal pertama, ganda pertama, tunggal kedua dan seterusnya memiliki beban yang sama dan peranan yang sama pentingnya juga," tukas Lilik.
"Selain itu, seluruh anggota tim baik atlet, pelatih dan tim pendukung juga memberikan kontribusi untuk menjadi kesatuan tim yang besar. Kondisi ini yang coba dibentuk," tambah Lilik.
Lilik sadar betul, tanggung jawab bermain di ajang beregu lebih berat daripada di ajang perorangan. Dia pun memberi tip bagaimana untuk mengurangi rasa grogi yang muncul.
"Fokuslah di pertandingan masing-masing, jadi tidak perlu melihat ke depan atau ke belakang. Kalah atau menang yang penting harus memberikan yang terbaik," pungkas Lilik.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




