Tampil Buruk di Euro 2024, Italia Pertahankan Spalletti sebagai Pelatih
Minggu, 30 Juni 2024 | 20:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Luciano Spalletti dipertahankan menjadi pelatih timnas Italia meskipun Gli Azzurri tersingkir pada babak 16 besar Euro 2024.
Italia tersingkir dari Piala Eropa 2024 setelah kalah 0-2 dari Swiss di Berlin pada Sabtu (29/6/2024) malam. Namun, hasil mengecewakan tersebut tidak memengaruhi posisi Spalletti.
"Saya realistis, tidak mungkin menyelesaikan masalah dengan mengabaikan proyek jangka panjang atau dengan mengabaikan pelatih dan pemain yang terlibat dalam proyek ini," kata Ketua Umum FIGC, Gabriele Gravina, seperti dikutip AFP, Minggu (30/6/2024).
Italia tampil di Piala Eropa 2024 sebagai juara bertahan, tetapi di bawah kepemimpinan Spalletti, yang menggantikan Roberto Mancini musim panas lalu, mereka gagal menunjukkan performa terbaiknya.
"Spalletti mendapat kepercayaan kami, ia harus memiliki kepercayaan kami. Ia perlu bekerja, karena dalam 60 hari Nations League akan dimulai," tambah Gravina.
"Kami tidak dapat membayangkan bahwa (Kylian) Mbappe atau Cristiano Ronaldo tiba-tiba masuk ke dalam situasi ini, maka kami perlu bersabar," tegasnya lagi.
Spalletti mengambil alih posisi pelatih timnas dengan harapan besar setelah memimpin Napoli meraih gelar Liga Italia. Namun, ia gagal mengangkat performa Italia di Euro 2024, sering mengubah susunan pemain dan formasi, serta beberapa kali berselisih dengan para pewarta.
Pria 65 tahun itu sebelumnya mengatakan bahwa ia akan memberikan versi terbaik dirinya dalam menjalani pekerjaan terbesar sepanjang karier kepelatihannya.
Ketika ditanya apakah ia telah mencapai hal itu, Spalletti menjawab,"Tentu saja tidak, karena jika iya, saya akan berbicara tentang hal yang berbeda di sini."
"Pertandingan semalam (melawan Swiss) membawa kami kembali ke titik nol, dan itulah yang kami perlukan untuk memulai kembali," kata Spalletti.
Italia akan memulai perjalanan Nations League mereka melawan Prancis di Paris pada 6 September 2024, dan juga akan menghadapi Belgia dan Israel di grup A2.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini Jumat 15 Mei 2026




