China Open 2024: Menang atas Unggulan 1, Ginting Sebut Shi Tidak Bermain seperti Biasanya
Kamis, 19 September 2024 | 14:43 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Anthony Sinisuka Ginting mengaku terkejut Shi Yu Qi bermain tidak seperti biasa saat keduanya bertemu Shi Yu Qi pada babak 16 besar China Open 2024, Kamis (19/9/2024). Ginting berhasil menundukkan unggulan pertama itu dan memastikan tiket perempat final.
Tampil di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, Tiongkok, Ginting menundukkan pemain yang juga tunggal putra peringkat pertama dunia itu dengan skor 21-10 dan 21-8 dalam waktu 28 menit.
Ini menjadi kemenangan ketiga yang diraih Ginting dalam 12 pertemuan melawan Shi Yu Qi. Pada babak perempat final kejuaraan berlevel BWF Super 1.000, Ginting akan bertemu pemenang pertandingan antara unggulan kedelapan Kunlavut Vitidsarn dari Thailand melawan wakil Kanada Brian Yang.
“Tidak banyak yang bisa diceritakan dari pertandingan hari ini karena bisa kita lihat Shi Yuqi tidak bermain seperti biasanya dari awal sampai akhir. Namun, saya tetap fokus dan tidak lengah dalam menjalankan pola yang sudah disiapkan,” papar Ginting seusai pertandingan.
Menurut pemain berusia 27 tahun itu, setelah pertandingan dia memang sempat bertanya kepada Shi soal kondisinya. “Dia memang mengatakan tidak dalam keadaan yang baik,” papar Ginting.
Ginting menegaskan dirinya tidak berpikir terlalu jauh meski unggulan pertama dan kedua, yakni Shi Yu Qi dan Viktor Axelsen sudah tersingkir. Axelsen tersisih pada babak 32 besar. Pemain asal Denmark itu dikalahkan Lei Lan Xi dari Tiongkok dengan skor 19-21, 21-17, dan 16-21.
“Semua bisa terjadi apalagi dengan kondisi lapangan yang seperti ini. Bulutangkis sebagai olahraga pasti ada menang atau kalah,” tutur runner-up All England 2024 tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




