Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024: Kavitha Jadi Harapan Terakhir Tunggal Putri
Rabu, 9 Oktober 2024 | 16:21 WIB
Nanchang, Beritasatu.com - Kavitha Nadjwa Aulia menjadi harapan terakhir Indonesia dari sektor tunggal putri setelah tiga andalan lainnya tersingkir. Kavitha sukses melaju ke babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024, Rabu (9/10/2024).
Kavitha menang atas Anja Blazina dari Slovenia dengan straight game 21-15 dan 21-17 pada babak 32 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024.
"Bersyukur bisa memenangi pertandingan hari ini walau dengan kondisi yang tidak fit. Saya merasakan ada sakit di kaki saya tetapi tadi mencoba tidak memikirkan itu dan berjuang saja, all out," kata Kavitha.
Menurutnya, pemain Eropa punya daya juang yang bagus. Hal itu membuatnya tidak mudah mendapatkan poin dari lawan.
Pada babak 16 besar Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024, Kavitha akan menghadapi wakil tuan rumah Yuan An Qi. "Saya harus mengurangi kesalahan-kesalahan sendiri. Harus lebih fokus karena lawan besok sangat ulet," tutur Kavitha.
BACA JUGA
Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024: Berguguran, Ganda Campuran Sisakan Darren/Bernadine
Kavitha berharap kondisi cedera kakinya akan membaik besok. "Untuk kondisi kaki saya, setelah ini akan diperiksa dan difisioterapi, semoga besok sudah membaik," tutup Kavitha.
Sementara itu, impian Mutiara Ayu Puspitasari untuk mendapatkan medali di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior terakhirnya harus kandas. Mutiara terhenti di babak 32 besar. Dia dikalahkan tunggal putri Jepang Niina Matsua.
Dalam laga yang berlangsung di Nanchang International Sports Center Gymnasium di Tiongkok, Mutiara kalah 10-21 dan 19-21.
Mutiara mengaku tertekan sejak awal laga babak 32 besar itu. Dia baru bisa menemukan ritme saat sudah tertinggal jauh di gim kedua. Itu yang membuatnya kesulitan untuk mengejar dan membalikkan keadaan.
Selain itu, lawan tampak lebih siap dibandingkan pertemuan pertama di Kejuaraan Asia Junior tahun lalu. Saat itu, Mutiara memenangi pertandingan. "Pastinya kecewa dengan hasil ini," ungkap Mutiara dengan suara bergetar menahan tangis.
Selain Mutiara, Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi dan Sausan Dwi Ramadhani juga harus menerima kekalahan.
Dhinda dihentikan wakil China unggulan tiga Xu Wen Jing 10-21 dan 14-21, sedangkan Sausan disingkirkan tunggal putri Taiwan Wang Pei Yu 18-21 dan 17-21.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




