ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kiprah Bismo pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024 Berakhir, Dexter/Wahyu Melaju

Kamis, 10 Oktober 2024 | 18:38 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Bismo Raya Oktora saat tampil pada Kejuaran Dunia Bulu Tangkis Junior 2024.
Bismo Raya Oktora saat tampil pada Kejuaran Dunia Bulu Tangkis Junior 2024. (./Humas PP PBSI)

Nanchang, Beritasatu.com – Kiprah pemain tunggal putra Bismo Raya Oktora berakhir setelah dikalahkan Chiang Tzu Chieh asal Taiwan lewat pertarungan tiga gim 21-17, 9-21, dan 13-21 pada Kejuaran Dunia Bulu Tangkis Junior 2024.

"Gim pertama saya tampil percaya diri dan bisa memegang kendali pertandingan," kata Bismo seusai laga yang berlangsung di Nanchang International Sports Center Gymnasium hari Kamis (10/10/2024).

Namun, menurutnya, di gim kedua, dia tidak dapat mengimbangi permainan lawan. "Saya tidak bisa mengimbangi permainan depan, jadi bolanya banyak out dan menyangkut di net. Kepercayaan diri saya menurun dan jadi sedikit tertekan hingga gim ketiga, terbawa dari gim kedua tersebut," jelas Bismo.

Bismo mengatakan, Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior terakhirnya ini membawa pelajaran penting untuk perjalanan kariernya ke depan. "Dari sini saya belajar untuk melatih pola pikir saya agar tidak berubah-ubah di lapangan, harus lebih konsentrasi," pungkas Bismo.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, ganda putra Dexter Farrell/Wahyu Agung Prasetyo melanjutkan perjalanan ke babak perempat final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024.

Dexter/Wahyu menuntaskan perlawanan pasangan Inggris Benjamin Horseman/Lee Jia Bin dua gim langsung 21-12 dan 21-15. Dexter/Wahyu hanya memerlukan waktu 26 menit untuk memenangi pertandingan.

"Kami bisa menampilkan permainan yang baik hari ini dan kami bersyukur," kata Dexter.

Menurut Wahyu Agung Prasetyo, mereka memperagakan tidak ada bola lob yang akan dismes lawan.

Mencapai babak perempat final Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis Junior 2024 merupakan kemajuan yang cukup pesat dari Dexter/Wahyu. Hal itu karena tahun lalu pada ajang yang sama, mereka hanya sampai pada babak 64 besar.  

"Kami senang bisa melampaui pencapaian tahun lalu, tetapi kami belum puas, besok tidak boleh kehilangan fokus," ucap Dexter.

Dexter/Wahyu sudah ditunggu unggulan pertama Kang Khai Xing/Aaron Tai asal Malaysia pada babak berikutnya. Rekor pertemuan sementara adalah 0-1 untuk Kang/Aaron yang terjadi di babak 16 besar Kejuaraan Asia Junior 2024, saat itu Dexter/Wahyu kalah 21-17, 15-21, dan 15-21.

"Besok kami akan nothing to lose saja, berusaha menampilkan yang terbaik di perempat final," ungkap Tyo.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon