Indonesia Resmi Layangkan Surat Protes ke FIFA Terkait Kepemimpinan Wasit Ahmed Al Kaf
Jumat, 11 Oktober 2024 | 11:52 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) melayangkan surat protes kepada FIFA, terkait kepemimpinan wasit Ahmed Al Kaf saat hasil imbang 2-2 melawan Bahrain pada putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026, grup C.
Pertandingan yang berlangsung Kamis (10/10/2024) malam di Stadion Nasional Bahrain diawali dengan tuan rumah membuka skor pada menit ke-15 melalui Mohamed Marhoon.
Tertinggak 0-1, Timnas Indonesia bangkit melalui gol yang dicetak Ragnar Oratmagoen dan Rafael Struick. Keunggulan 2-1 ini dipertahankan hingga enam menit perpanjangan waktu babak kedua seperti yang diumumkan pihak penyelenggara.
Selama itu tidak terlalu banyak situasi yang menyebabkan bola mati. Namun wasit Ahmed Al Kaf tetap menambah waktu hingga melewati batas tambahan waktu yang ditentukan selama tiga menit. Pada menit kesembilan kompensasi wasit, Marhoon membuat skor menjadi 2-2 untuk Bahrain.
Kantor berita Indonesia Antara menyebutkan PSSI akan mengirimkan surat protes kepada wasit Al Kaf kepada FIFA pada Jumat (11/10/2024) pagi. “Kami sangat kecewa dengan kerja wasit,” kata Anggota Dewan Pengurus PSSI Arya Sinulingga.
“Mereka memberi lebih banyak waktu seolah-olah mereka ingin Bahrain menyamakan kedudukan,” katanya.
Seusai menyamakan kedudukan, staf pelatih dan pemain Indonesia bereaksi keras terhadap wasit asal Oman tersebut. Di pinggir lapangan, pelatih Shin Tae-yong dan manajer tim Sumardji sempat marah dan mengkritik wasit.
Wasit kemudian memberi kartu merah kepada Sumardji.
Para pemain dan pelatih Shin mendatangi tengah lapangan untuk menemui wasit. Perwakilan panitia penyelenggara pertandingan harus datang untuk menenangkan mereka, sementara aparat keamanan dikerahkan untuk mendampingi tim wasit.
Di dekat terowongan, pemain Indonesia dan Bahrain mulai adu mulut. Shayne Pattynama bereaksi paling keras, memaksa asisten Shin yang berasal dari Korea untuk memeluk dan mendorong pemain tersebut menjauh dari kerumunan.
Shin Tae-yong memendam amarahnya pada konferensi pers seusai pertandingan. Ia mengatakan siapa pun yang menonton pertandingan pasti akan bersimpati dengan kemarahan pemain Indonesia tersebut, karena keputusan wasit bias.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




