ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

China Masters 2024: Tak Sempat Jajal Arena, Gregoria Langsung Tersingkir

Rabu, 20 November 2024 | 21:11 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung.
Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung. (Humas PBSI/Humas PBSI)

Jakarta, Beritasatu.com - Tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung langsung terhenti pada babak pertama China Masters 2024 setelah menyerah kepada wakil Thailand Pornpawee Chochuwong, Rabu (20/11/2024).

Bermain di Shenzhen Gymnasium, Shenzhen, Gregoria menyerah kepada tunggal putri peringkat 16 itu dengan skor 13-21 dan 14-21. Pemain peringkat kedelapan itu kalah setelah berjuang 32 menit.

“Hari ini saya harus akui, Chochuwong bermain sangat bersih. Dia tahu dia harus bermain seperti apa. Cedera yang pernah saya alami beberapa waktu lalu tidak begitu berpengaruh,” katanya.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, dia memang merasakan kondisi fisik cukup terasa menurun. Dia juga mengungkapkan dirinya sulit menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan di Shanzhen Gymnasium. 

“Saya tidak sempat menjajal arena pertandingan karena pada Senin ((18/11/2024) malam saya baru tiba dari Kumamoto dan pertandingan China Masters 2024 pada Selasa sudah mulai,” imbuhnya.

Gregoria mengaku tidak sempat beradaptasi dengan lapangan. Akibatnya, dia tak bisa menguasai pertandingan serta banyak sekali melakukan error. “Salah pengamatan, salah kontrol padahal bola mudah. Itu yang membuat saya kesal dan menyesal permainannya jauh dari yang diharapkan,” ujar pemain kelahiran Wonogiri ini.

Gregoria menegaskan, sepulang dari China Masters 2024, dia akan mencari cara untuk keluar dari kesulitan. Dia mengungkapkan punya banyak waktu untuk latihan serta menyiapkan diri untuk World Tour Finals. Menurutnya, ajang yang akan digelar pada Desember itu pastinya bukan tantangan yang mudah, tetapi dia ingin menutup tahun dengan penampilan terbaik nanti.

“Memang di China Open lalu dan China Masters 2024 hasil saya tidak bagus, tetapi saya tidak akan menjadikan ini patokan karena World Tour Finals akan kembali berlangsung di China. Saya dan tim Uber bisa ke final tahun ini juga di China dan saat itu saya merasa penampilan saya cukup bagus,” katanya.

Gregoria mengungkapkan dirinya harus lebih memperhatikan detail-detail kecil dan mencoba tidak terpengaruh oleh gangguan yang ada.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon