ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Dikalahkan Ganda Korea di Final China Masters, Sabar/Reza: Bola Jin/Seo Menyulitkan

Minggu, 24 November 2024 | 20:09 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman/Moh Reza Pahlevi dan ganda Korea Jin Yong/Seo Seung Jae menerima trofi setelah tampil di final China Masters 2024, Minggu 24 November 2024.
Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman/Moh Reza Pahlevi dan ganda Korea Jin Yong/Seo Seung Jae menerima trofi setelah tampil di final China Masters 2024, Minggu 24 November 2024. (./Humas PP PBSI)

Jakarta, Beritasatu.com – Ganda putra Indonesia Sabar Karyaman/Moh Reza Pahlevi menyebutkan, bola ganda Korea Jin Yong/Seo Seung Jae menyulitkan mereka saat tampil di final China Masters 2024, Minggu (24/11/2024).

Pada partai final China Masters yang digelar di Shenzhen Gymnasium tersebut, Sabar/Reza dikalahkan ganda Korea Jin/Seo dengan skor 16-21 dan 16-21.

“Dari pola permainan, lawan memang lebih unggul. Kami tidak enak bermainnya. Jujur memang saya tidak terlalu suka kalau bertemu Seo Seung Jae, bolanya cukup menyulitkan. Tadi pun beberapa kali antisipasi saya keliru jadi tertekan terus,” kata Reza.

Dengan kekalahan Sabar Reza kalah di tangan ganda Korea Jin Yong/Seo Seung Jae pada final turnamen bulu tangkis China Masters 2024, maka Indonesia pun harus pulang ke Tanah Air dengan tanpa gelar juara.

ADVERTISEMENT

“Sangat bersyukur bisa ke final Super 750 walau hasilnya belum seperti yang diharapkan. Mohon maaf belum berhasil juara tetapi kami sudah mencoba yang terbaik hari ini. Semoga ke depan kami bisa terus konsisten dan meraih hasil yang lebih baik,” kata Sabar.

Setelah tampil di China Masters 2024, keduanya akan fokus ke pengembalian kondisi dahulu. “Sebelum ke World Tour Finals kami mau fokus pengembalian kondisi. Ada rasa tidak enak di bahu saya setelah semifinal kemarin, Reza juga ada sedikit tidak baik di kaki dan pinggang,” tambah Sabar.

Indonesia sebelumnya gagal menjuarai tunggal putra. Harapan terakhir tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus mengakui ketangguhan tunggal putra Denmark Anders Antonsen.

Jonatan Christie menyebut, hasil final di China Masters 2024 tersebut tidak cukup baginya, karena yang dia inginkan adalah gelar juara.

“Beberapa pertandingan secara hasil cukup baik, tetapi sampai semifinal atau final saja belum cukup kalau tidak juara. Itu yang masih mengganjal di hati,” kata Jonatan Christie.

Jonatan Christie harus mengakui kehebatan pemain Denmark Anders Antonsen 15-21 dan 13-21 pada final China Masters 2024. Ia pun harus puas menjadi runner up.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon