Profil Radja Nainggolan, Pemain Sepak Bola Keturunan Indonesia yang Ditangkap Polisi Belgia
Selasa, 28 Januari 2025 | 11:29 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Profil Radja Nainggolan yang merupakan gelandang berdarah Indonesia-Belgia, kembali menjadi sorotan publik setelah laporan penangkapannya oleh pihak kepolisian Belgia mencuat.
Kasus penangkapan tersebut menambah daftar panjang lika-liku perjalanan hidup Nainggolan, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kantor Kejaksaan Umum Brussels, Belgia, mengonfirmasi bahwa polisi federal melakukan 30 penggeledahan besar-besaran pada Senin (27/1/2025), termasuk mengamankan Radja Nainggolan.
Lantas, siapa sebenarnya Radja Nainggolan ini? Dihimpun dari berbagai sumber, berikut profil dan perjalanan kariernya.
Profil dan Karier Radja Nainggolan
Radja Nainggolan lahir pada 4 Mei 1988 di Antwerp, Belgia, dari ayah berdarah Indonesia asal Medan dan ibu asli Belgia. Ia tumbuh besar di kota Antwerp dan menunjukkan minat besar terhadap sepak bola sejak usia dini.
Nainggolan memulai kariernya di klub lokal Germinal Beerschot sebelum pindah ke Italia pada usia 16 tahun untuk bergabung dengan akademi Piacenza. Pada tahun 2006, Nainggolan melakoni debut profesionalnya bersama Piacenza.
Dalam empat musim, ia mencatatkan 71 penampilan dengan torehan empat gol. Gaya bermainnya yang agresif dan kemampuannya mengontrol lini tengah menarik perhatian klub-klub besar Serie A. Tahun 2010 menjadi titik balik dalam kariernya saat ia bergabung dengan Cagliari.
Karier Cemerlang di Serie A
Di Cagliari, Nainggolan semakin mengukuhkan namanya sebagai salah satu gelandang terbaik di Italia. Selama empat tahun membela klub tersebut, ia dikenal sebagai pemain yang tangguh, serba bisa, dan mampu mengatur tempo permainan. Performa gemilangnya membuat AS Roma merekrutnya pada tahun 2014.
Bersama Roma, Nainggolan mencapai puncak kariernya. Selama empat musim, ia menjadi andalan di lini tengah dan membantu klub menjadi salah satu pesaing terkuat di Serie A dan kompetisi eropa.
Dalam periode tersebut, ia masuk ke dalam tim terbaik Serie A selama empat tahun berturut-turut. Pada tahun 2018, ia pindah ke Inter Milan, meski kariernya di klub tersebut kurang memuaskan.
Setelah menghabiskan beberapa musim di Cagliari, ia akhirnya bermain untuk Royal Antwerp di Belgia, Nainggolan bergabung dengan Bhayangkara FC di Liga 1 Indonesia pada musim 2023/2024. Sayangnya, meskipun kedatangannya diharapkan dapat membawa perubahan positif, klub tersebut justru mengalami penurunan dan terdegradasi dari kompetisi Liga 1.
Kontribusi Internasional
Radja Nainggolan juga menjadi bagian penting dari tim nasional Belgia selama delapan tahun. Ia mencatatkan 30 penampilan internasional dan mencetak enam gol. Salah satu momen terbaiknya adalah saat ia memperkuat Belgia di ajang Euro 2016.
Setelah meninggalkan dunia sepak bola profesional pada pertengahan tahun 2024, Nainggolan melanjutkan kariernya di olahraga futsal dengan bergabung bersama Hassania Mechelen, sebuah klub yang berbasis di Antwerp.
Namun, perjalanan hidup Nainggolan tak lepas dari kontroversi. Pada Januari 2025, ia ditangkap oleh polisi Belgia atas dugaan pelanggaran hukum. Kasus ini menjadi babak baru dalam perjalanan hidupnya yang penuh warna.
BACA JUGA
Radja Nainggolan Pernah Tersangkut Kasus Penyelundupan Narkoba yang Dilakukan Rekan Bisnisnya
Dari profil Radja Nainggolan tersebut, ia tetap menjadi salah satu figur sepak bola yang penuh warna, dengan segala prestasi dan kontroversinya. Dari karier gemilangnya di Serie A hingga kontribusinya untuk tim nasional Belgia, ia telah meninggalkan jejak yang sulit dilupakan dalam dunia sepak bola.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




