BAC 2025: Jafar/Felisha Layak Bersaing di Level Elite Dunia
Minggu, 13 April 2025 | 16:05 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pelatih ganda campuran pelatnas Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Rionny Mainaky menilai ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu layak bersaing di level elite dunia. Penampilan Jafar/Felisha pada Kejuaraan Asia 2025 atau BAC 2025 cukup menawan meski gagal menembus final.
Menurut Rionny, debutan tersebut sudah tampil luar biasa di BAC 2025 atau Kejuaraan Asia 2025. Mereka sempat memberikan perlawanan ketat saat menghadapi wakil Jepang Hiroki Midorikawa/Natsu Saito pada semifinal di Ningbo Olympic Sports Center Gymnasium, Tiongkok, Sabtu (12/4/2025). Sayangnya, dalam pertarungan yang berlangsung tiga gim, mereka kalah 21-15, 21-23, dan 11-21.
"Start mereka di semifinal agak kurang bagus, tetapi mampu membalikkan keadaan di gim pertama dan kedua. Sayangnya, di akhir tidak bisa menyelesaikan dengan baik. Gim ketiga jadi milik lawan yang lebih berpengalaman dengan variasi dan penempatan bola yang makin baik," ujar Rionny dalam keterangan tertulis yang dirilis Humas PBSI, Minggu (13/4/2025).
Rionny Mainaky menilai, faktor pengalaman menjadi pembeda utama dalam pertandingan semifinal Kejuaraan Asia 2025 tersebut. Meski begitu, Rionny memuji sikap dan etos kerja Jafar/Felisha selama di pelatnas.
Menurut Rionny, Jafar/Felisha sudah memiliki bekal untuk bersaing di level elite atau atas dunia.
"Saya lihat dari latihan mereka sangat rajin, disiplin, dan terus belajar dari permainan lawan. Dengan kualitas sekarang, Jafar/Felisha sudah siap main di level atas. Tenaga perlu ditambah dan keyakinan harus lebih dikuatkan," katanya.
Menurut Rionny, Jafar/Felisha mampu mengendalikan rasa gugup pada BAC 2025 atau Kejuaraan Asia 2025. Turnamen ini merupakan debut keduanya.
Dikatakan, kedua anak didiknya sudah tahu cara mengatasi tekanan, dari servis awal, saat menyerang hingga saat diserang. “Mindset mereka sudah mulai terbentuk bahwa mereka bisa bersaing," ujarnya.
Rionny meminta keduanya tidak cepat puas dengan hasil di Kejuaraan Asia 2025 tersebut. Evaluasi tetap harus dilakukan agar Jafar/Felisha terus berkembang. "Pertandingan kemarin jadi pengalaman yang bagus untuk mereka. Teknik bermain masih harus ditingkatkan," kata Rionny.
Dalam kesempatan tersebut, Rionny meminta agar tiga ganda campuran lainnya yang juga bertarung di Kejuaraan Asia 2025 membenahi ketenangan dan kemampuan keluar dari tekanan saat bertanding.
Selain Jafar/Felisha, Indonesia juga mengirim Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, dan Dejan Ferdinansyah/Siti Fadia Silva Ramadhanti.
Indonesia gagal membawa pulang gelar juara pada BAC 2025 atau Kejuaraan Asia 2025. Pencapaian terbaik hanyalah semifinal atau pulang dengan perunggu melalui Jafar/Felisha dan ganda putra Leo Rolly Cardando/Bagas Maulana. Leo/Bagas menyerah dari ganda tuan rumah Cheng Bo Yang/Liu Yi 21-13, 18-21, dan 12-21.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




