Kekalahan dari Korea Utara Cermin Kekurangan Timnas Indonesia U-17
Selasa, 15 April 2025 | 18:46 WIB
Jakarta, Beritasatu.com — Pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni, menilai kekalahan telak Timnas Indonesia U-17 dari Korea Utara di perempat final Piala Asia U-17 2025 menjadi bukti bahwa masih banyak aspek yang perlu dibenahi oleh skuad Garuda Muda.
“Laga melawan Korea Utara menyadarkan kita bahwa masih banyak kekurangan dalam Timnas U-17 kita,” ujar Kusnaeni, Selasa (15/4/2025).
Dalam pertandingan yang digelar di Stadion King Abdullah Sport City pada Senin (14/4/2025)itu, Indonesia tampil di bawah ekspektasi, terutama jika mengingat status mereka sebagai juara grup di babak penyisihan. Korea Utara tampil dominan dan mampu mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 6-0 atas Indonesia.
Kusnaeni mengatakan, hasil ini memperlihatkan bahwa performa Timnas U-17 belum sebaik yang terlihat di fase grup, saat mereka tak terkalahkan. Kekalahan ini, menurutnya, harus dijadikan bahan refleksi menuju Piala Dunia U-17 2025 di Qatar pada November mendatang.
“Korea Utara memberikan gambaran seperti apa level permainan yang akan kita hadapi di Piala Dunia nanti. Tim kita terlihat belum siap melawan tim dengan kekuatan fisik, stamina prima, dan kecepatan tinggi seperti yang dimiliki Korea Utara,” jelasnya.
Ia juga mencatat bahwa para pemain Timnas Indonesia U-17 terlihat gugup saat mendapat tekanan, yang menyebabkan mereka sering kehilangan bola, salah umpan, hingga melakukan kesalahan fatal di lini pertahanan.
Lebih lanjut, Kusnaeni mendorong agar waktu tujuh bulan yang tersisa sebelum Piala Dunia U-17 dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pelatih Nova Arianto dan timnya untuk melakukan evaluasi serta pembenahan secara menyeluruh.
“Kita masih punya tujuh bulan untuk memperbaiki diri. Jadikan kekalahan ini sebagai titik awal perbaikan yang serius agar saat tampil di Piala Dunia U-17 nanti, kita benar-benar siap bersaing, bukan hanya menjadi peserta,” tutup Kusnaeni tentang Timnas Indonesia U-17.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




