ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Piala Sudirman 2025: Febriana/Amallia Perbesar Keunggulan atas Inggris

Minggu, 27 April 2025 | 18:47 WIB
SL
SL
Penulis: Surya Lesmana | Editor: LES
Ganda putri Indonesia Febriana/Amallia menundukkan pasangan Inggris Abbygael Harris/Lizzie Tolman dengan skor 21-8, 21-13.
Ganda putri Indonesia Febriana/Amallia menundukkan pasangan Inggris Abbygael Harris/Lizzie Tolman dengan skor 21-8, 21-13. (Istimewa/Dok. PBSI)

Xiamen, Beritasatu.com — Indonesia memperbesar keunggulan menjadi 2-0 atas Inggris dalam pertandingan grup D Piala Sudirman 2025 setelah pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amallia Cahaya Pratiwi meraih kemenangan meyakinkan.

Bertanding di Xiamen Olympic Sports Center Fenghuang Gymnasium, Xiamen, Tiongkok, Minggu (27/4/2025), Febriana/Amallia menundukkan pasangan Inggris Abbygael Harris/Lizzie Tolman dengan skor 21-8, 21-13.

Amallia Cahaya Pratiwi mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan tersebut, mengingat ini merupakan debut mereka di ajang bergengsi Piala Sudirman 2025.

ADVERTISEMENT

"Alhamdulillah kami bisa bermain dengan baik, meskipun sebelumnya belum mengetahui pola permainan lawan. Kami juga mencoba menyesuaikan kondisi lapangan dan shuttlecock. Tidak ada perubahan signifikan dibandingkan saat latihan, hanya butuh adaptasi karena shuttlecock baru cukup kencang, tetapi setelah dipakai rally menjadi lebih lambat," ujar Amallia seusai pertandingan.

Ia menambahkan, debut di Piala Sudirman 2025 menjadi pengalaman yang sangat berkesan. "Ini pasti akan menjadi kenangan selamanya, apalagi kami bisa menang dan menyumbang poin untuk Indonesia. Sangat senang," lanjutnya.

Amallia juga bercerita mengenai pengalaman baru didampingi Karel Mainaky sebagai pelatih di belakang lapangan. "Pertama kali didampingi Kak Karel, rasanya beda dengan Kak Titin (Nitya Krishinda Maheswari). Dari gaya bicara, penyampaian strategi, hingga cara menyemangati, semuanya berbeda. Tapi kami bisa klop dengan Kak Karel, baik di dalam maupun luar lapangan," ungkapnya.

Sementara itu, Febriana Dwipuji Kusuma mengakui bahwa di gim kedua lawan mencoba mengubah pola permainan, membuat pertandingan menjadi lebih menantang.

"Di gim kedua, lawan banyak melakukan variasi pukulan, tidak hanya mengandalkan smash kencang. Itu cukup menyulitkan, tapi alhamdulillah kami bisa mengantisipasinya," ujar Febriana.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan mental dalam pertandingan beregu seperti Piala Sudirman. "Vibes di turnamen beregu tentu berbeda dengan individu. Secara mental, kita harus benar-benar siap bila dipercaya untuk tampil," tutupnya mengenai hasi Piala Sudirman 2025.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon