Indonesia Open 2025: Tekuk Ganda Malaysia, Jafar/Felisha Melaju
Selasa, 3 Juni 2025 | 13:33 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu mengawali turnamen Kapal Api Indonesia Open 2025 dengan meraih kemenangan melawan wakil Malaysia, Wong Tien Ci/Lim Chiew Sien. Sukses jni membawa mereka ke putaran kedua.
Dalam laga yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (3/6/2025), ganda campuran peringkat 15 dunia itu menang dengan skor 21-11 dan 21-16 atas wakil Wong/Lim.
Pada laga ini juara Taipei Open 2025 tersebut bermain lebih tenang saat sudah menemukan bentuk permainan terbaik. Dengan bermain tanpa beban, Jafar/Felisha mampu memastikan melangkah ke 16 besar turnamen BWF Super 1000 dalam tempo 31 menit.
“Pada awal laga-laga kami merasa tegang. Setelah interval perlahan kami mulai lepas dan bermain lebih enjoy,” ujar Jafar.
Kemenangan yang didapatkan Jafar/Felisha tidak mudah mengingat keduanya sempat lengah di penhujung gim ketiga. Juara WONDR by BNI Indonesia Masters 2024 Super 100 di Pekanbaru tersebut mencoba untuk bermain lebih tenang dan menutup laga dengan keunggulan dua gim langsung.
“Kami lengah karena lawan termotivasi mengejar perolehan angka kami. Saat mereka tampil menekan, kami banyak membuat kesalahan sendiri,” ungkap Felisha.
Dengan hasil ini, Jafar/Felisha akan jumpa pasangan Jepang, Hiroki Midorikawa/Natsu Saito. Pada laga sebelumnya wakil Negeri Sakura tersebut mengatasi perlawanan Chen Cheng-Kuan/Hsu Yin-Hui lewat pertarungan dua gim langsung 21-16 dan 25-23.
Jafar/Felisha bertekad revans seusai pada pertemuan sebelumnya di ajang Badminton Asia Championships 2025 menyerah di semifinal lewat pertarungan rubber game 21-15, 21-23, dan 11-21.
“Kami mencoba bermain lebih sabar lagi. Tidak mau terburu-buru dan fokus poin demi poin. Tentu kondisi dengan pertemuan di sini dan sebelumnya berbeda. Jadi kami akan mengantisipasi,” ungkap Jafar.
Kegemilangan Jafar/Felisha tidak diikuti oleh Meilysa Trias Puspitasari/Rachel Allessya Rose. Ganda putri peringkat 31 dunia tersebut harus mengakui keunggulan wakil Taiwan, Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu dengan skor 14-21, 21-17, dan 15-21.
Peraih medali perak SEA Games 2023 itu mengaku kurang fokus sehingga tertinggal dan akhirnya menyerah dalam tempo 1 jam 10 menit.
“Kami sudah coba semaksimal yang kami bisa. Hanya mungkin masih belum rezeki. Kurang tenang mainnya. Beberapa kesempatan harusnya bisa menjadi poin tapi tidak bisa kami maksimalkan, malah membuat kesalahan sendiri,” ujar Rachel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




