Tersingkir dari Indonesia Open 2025, Jojo Keluhkan Angin Istora
Kamis, 5 Juni 2025 | 21:26 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, harus menghentikan langkahnya pada babak 16 besar turnamen Kapal Api Indonesia Open 2025. Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (5/6/2025), pebulu tangkis yang akrab disapa Jojo itu takluk dari wakil Hong Kong, Lee Cheuk Yiu, lewat pertarungan tiga gim dengan skor 21-12, 12-21, dan 10-21.
Jojo, yang saat ini menempati peringkat kelima dunia, mengaku performanya menurun seusai gim pertama. Menurutnya, kondisi angin di lapangan turut memengaruhi hasil pertandingan.
"Kondisinya saya rasa di gim pertama bermain jauh lebih baik. Namun, pada gim kedua dan ketiga, arah angin serta pola permainan memengaruhi hasil,” ujar Jojo seusai laga.
Ia menambahkan, angin di court 2 yang lebih kencang dibanding lapangan lainnya membuatnya kesulitan mengontrol laju shuttlecock.
"Di Court 2 laju anginnya lebih kencang dibanding court 1 dan 3. Dari tadi juga mungkin keputusan bermain lawan lebih tepat,” ungkapnya.
Pada gim ketiga, Jonatan sempat kehilangan momentum saat tertinggal cukup jauh di awal gim dan tak mampu membalikkan keadaan. Ini menjadi kekalahan pertamanya dari Lee sejak 2017, tepatnya pada ajang New Zealand Open. Dalam enam pertemuan terakhir sebelumnya, Jojo selalu meraih kemenangan.
Jojo mengakui, meski berusaha beradaptasi dengan kondisi lapangan, ia gagal menjaga konsistensi permainan.
“Saya mencoba mengambil gim ketiga, tetapi lawan langsung menyerang sejak awal sehingga tertinggal cukup jauh,” ujarnya.
Kekalahan ini menandai berakhirnya kiprah Jonatan di ajang BWF Super 1000 tersebut. Selain Jojo, dua wakil tunggal putra Indonesia lainnya juga tersingkir. Alwi Farhan harus mengakui keunggulan tunggal Denmark, Anders Antonsen, dengan skor 16-21, 21-18, 14-21. Sementara Chico Aura Dwi Wardoyo terhenti pada babak 32 besar setelah kalah dari pebulu tangkis Malaysia, Leong Jun Hao, dengan skor 13-21, 12-21.
Dengan hasil ini, sektor tunggal putra Indonesia harus mengubur harapan untuk melangkah lebih jauh pada Indonesia Open 2025.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




