Transfer Ansu Fati ke Monaco Terancam Gagal Jelang Tenggat
Jumat, 20 Juni 2025 | 15:55 WIB
Barcelona, Beritasatu.com – Barcelona tengah bergerak cepat dalam “operasi keluar” musim panas ini demi memangkas beban gaji dan membuka ruang finansial untuk mendatangkan Nico Williams. Direktur Olahraga Deco dikabarkan harus melepas hingga tujuh pemain jika ingin menghindari penjualan aset berharga klub.
Salah satu nama yang hampir pasti masuk dalam daftar jual adalah Ansu Fati. Pemain berusia 22 tahun itu tidak masuk dalam rencana pelatih baru Hansi Flick dan minim kesempatan bermain. Fati disebut sudah memberi lampu hijau untuk pindah ke AS Monaco, tetapi proses transfernya kini menemui hambatan serius.
Kesepakatan Fati ke Monaco Tertahan
Menurut laporan Sport yang dikutip Sempre Barca, pelatih Monaco Adi Hutter sebenarnya tertarik merekrut Fati dan ingin seluruh rekrutan baru bergabung sebelum pramusim dimulai pada 28 Juni. Namun hingga kini, belum ada kesepakatan yang tercapai, dan keraguan mulai muncul di pihak Monaco.
Laporan dari media Prancis L’Équipe menyebut bahwa Monaco menilai skuad mereka saat ini sudah cukup kuat, sehingga kebutuhan akan Fati tak lagi mendesak. Sementara itu, agen Jorge Mendes terus mencoba menyelesaikan negosiasi, tetapi posisi kedua klub disebut masih “jauh berbeda”.
Masalah Gaji Jadi Penghalang
Ada dua kendala utama yang membuat transfer ini tertahan. Pertama, Barcelona dan Monaco belum sepakat soal siapa yang akan menanggung gaji Fati, yang saat ini merupakan salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di skuad Barça. Kedua, masih belum jelas apakah transfer ini akan berbentuk pinjaman, pinjaman dengan opsi beli, atau penjualan permanen dengan klausul pembelian kembali untuk Barcelona.
Fati masih memiliki dua tahun tersisa dalam kontraknya, tetapi pihak klub menilai kepergiannya sangat penting untuk mengurangi beban gaji. Barcelona dilaporkan telah menetapkan tenggat waktu hingga akhir Juni untuk menyelesaikan transfer sang pemain.
Jika kesepakatan gagal tercapai, Barcelona berisiko kehilangan kesempatan penting untuk menyeimbangkan neraca keuangan mereka. Kendala ini sekaligus akan menghambat rencana besar mendatangkan Nico Williams.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




