Alasan Arema FC Tak Penuhi 11 Kuota Pemain Asing
Rabu, 9 Juli 2025 | 21:44 WIB
Malang, Beritasatu.com - Manajemen Arema FC memiliki alasan kuat untuk tidak memaksimalkan kuota 11 permain asing pada musim Liga 1 2025/2026 sesuai dengah rapat umum pemenang saham (RUPS) PT Liga Indonesia Baru (LIB). Salah satu alasannya untuk menjaga keharmonisan ruang ganti tim.
General Manager (GM) Arema FC Yusrinal Fitriandi mengungkapkan, dalam RUPS, disepakati bahwa delapan pemain asing dapat didaftarkan dalam daftar susunan pemain (DSP), baik menjadi starter atau di bangku cadangan.
Namun demikian, Yusrinal mengaku akan mempertimbangkan kembali keputusan tersebut. Jika dimungkinkan, pihaknya akan menggunakan pemain asing sesuai dengan kebutuhan tim.
"Kita sih mempertimbangkan, tidak (mengambil 11 kuota) sepertinya. Yang sesuai kebutuhan saja,” kata Yusrinal, pada Rabu (8/7/2025).
Salah satu pertimbangan utama Arema FC adalah potensi masalah di ruang ganti jika terlalu banyak pemain asing yang tidak mendapatkan waktu bermain. Dengan jumlah delapan pemain yang bermain dan 11 yang didaftarkan, artinya ada sisa tiga pemain asing yang tidak bisa masuk line-up.
"Kalau misalkan delapan main, itu pengalaman kita agak problem pada tim. Karena pasti mereka ingin bermainlah, nah itu agak mengganggu ruang ganti," jelasnya.
Pertimbangan lain, karena faktor kebutuhan tim untuk mengarungi kompetisi musim terbaru. Oleh karena itu, Arema FC kemungkinan besar akan membatasi jumlah pemain asing mereka, dengan perkiraan maksimal sembilan pemain asing.
"Sesuai kebutuhan saja. Jadi ya sebanyak-banyaknya, mungkin sembilan pemain cukup," pungkasnya.
Sebelumnya, RUPS PT Liga Indonesia Baru (LIB) yang diselenggarakan di Hotel The Langham, Jakarta Selatan, Senin (7/7/2025), memutuskan bahwa setiap klub Liga 1 2025/2026 diperbolehkan mengontrak maksimal 11 pemain asing.
Kuota pemain asing di Liga 1 2025/2026 meningkat drastis jika dibandingkan dengan musim lalu. Aturan sebelumya adalah delapan legiun impor dalam DSP, enam di antaranya di lapangan dan sisa dua pemain menjadi pengganti sesama pemain asing.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




