ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kalah, Timnas Voli Indonesia U-21 Mampu Beri Perlawanan Brasil

Jumat, 29 Agustus 2025 | 22:50 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Pemain Indonesia Dawuda Alahimassalam melakukan smes saat melawan Brasil pada pertandingan Kejuaraan Dunia Voli U-21 di Jiangmen, China, Jumat 29 Agustus 2025.
Pemain Indonesia Dawuda Alahimassalam melakukan smes saat melawan Brasil pada pertandingan Kejuaraan Dunia Voli U-21 di Jiangmen, China, Jumat 29 Agustus 2025. (./FIVB)

Jakarta, Beritasatu.com - Tim nasional voli putra Indonesia U-21 mampu memberi perlawanan Brasil meski pada akhirnya kalah dengan skor 1-3 (20-25, 27-25, 19-25, dan 22-25) pada penentuan peringkat 17 hingga 20 Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025 di Jiangmen Sports Center, Jiangmen, Jumat (29/8/2025) malam.

Pada gim pertama, Indonesia kesulitan keluar dari tekanan Brasil sejak awal pertandingan Kejuaraan Dunia Voli U-21. Serangan dari lini depan Brasil, terutama lewat kombinasi open spiker dan middle blocker, membuat pertahanan Indonesia sering goyah.

Meski beberapa kali mampu mengejar ketertinggalan, tim Merah Putih akhirnya harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 20-25.

Memasuki gim kedua, situasi berubah. Indonesia tampil lebih berani dengan variasi serangan yang lebih bervariasi, termasuk memanfaatkan bola-bola cepat dari tengah. Pertarungan berlangsung ketat, poin demi poin saling berganti hingga memaksa adu setting. Dengan mental yang lebih tenang, Indonesia akhirnya berhasil menutup gim ini dengan kemenangan dramatis 27-25, sekaligus menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

ADVERTISEMENT

Namun, momentum tersebut tidak bisa dipertahankan pada gim ketiga. Brasil kembali meningkatkan tempo permainan dengan servis agresif dan blok yang rapat. Serangan balik Indonesia berkali-kali terbentur tembok pertahanan lawan, sementara eror sendiri juga ikut memperlebar jarak skor. Alhasil, Indonesia tertinggal cukup jauh dan kalah 19-25.

Gim keempat menjadi penentu sekaligus harapan terakhir Indonesia untuk memaksakan laga ke set kelima. Tim Merah Putih sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit, bahkan mampu menekan hingga skor ketat di pertengahan gim. Namun, pengalaman dan ketenangan Brasil pada poin-poin kritis membuat Indonesia harus kembali kalah dengan skor tipis 22-25.

Asisten pelatih timnas, Nur Widayanto, menilai kekalahan ini bukan karena servis lawan yang menyulitkan, melainkan karena kurangnya variasi serangan tim.

 “Sebetulnya kualitas servis pemain Brasil tidak terlalu menyulitkan. Mereka cenderung bermain aman asal bola masuk, lalu mengandalkan bloker dan pertahanan. Tadi serangan kita kurang variatif sehingga mudah terbaca blok. Serangan back attack di posisi enam juga sangat sedikit,” ujar Nur.

Selain itu, sektor pertahanan Indonesia juga dinilai belum solid. Nur menjelaskan, bloker yang berada di posisi empat dan dua sering terlambat membaca spike lawan. “Akibatnya, banyak bola jatuh di area kosong karena pemain belakang bergerak mengantisipasi ke celah blok,” katanya.

Kelemahan lainnya terlihat di lini tengah. Middle blocker Indonesia kesulitan membendung serangan cepat pemain Brasil yang memiliki jangkauan sangat tinggi. “Itu menjadi salah satu senjata mematikan Brasil tadi,” tambah Nur.

Dengan hasil ini, timnas voli putra Indonesia U-21 akan bertemu dengan Thailand pada perebutan posisi ke-19 Kejuaraan Dunia Voli U-21 2025.
 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Voli U-21: Tanpa Santi dan Kadek, Sugiyama Maksimalkan Pemain yang Ada

Voli U-21: Tanpa Santi dan Kadek, Sugiyama Maksimalkan Pemain yang Ada

SPORT
Kejuaraan Dunia Voli U-21: Kiprah Santi dan Kadek Diva Berakhir

Kejuaraan Dunia Voli U-21: Kiprah Santi dan Kadek Diva Berakhir

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon