ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Indonesia Diimbangi Lebanon, Erick Thohir Puji Konsistensi Formasi

Selasa, 9 September 2025 | 10:13 WIB
HS
IC
Penulis: Hendro Dahlan Situmorang | Editor: CAH
Pemain Timnas Indonesia menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum melawan Timnas Lebanon dalam FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur.
Pemain Timnas Indonesia menyanyikan lagu Indonesia Raya sebelum melawan Timnas Lebanon dalam FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur. (Antara/Antara)

Surabaya, Beritasatu.com - Ketua Umum PSSI Erick Thohir tetap memberikan apresiasi atas progres signifikan yang ditunjukkan Timnas Indonesia dalam laga uji coba FIFA matchday melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Senin (8/9/2025) malam. 

Meski tanpa gol, Erick Thohir menilai pertandingan tersebut penting dalam membangun konsistensi formasi, kepercayaan diri, dan mental bertanding menuju babak empat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, pada Oktober mendatang di Arab Saudi.

“Timnas mampu menekan Lebanon sepanjang pertandingan. Ini menunjukkan formasi yang diterapkan pelatih Patrick Kluivert mulai konsisten, baik saat melawan Taiwan maupun Lebanon. Konsistensi ini penting untuk membentuk identitas permainan yang solid,” ujar Erick kepada awak media.

ADVERTISEMENT

Dalam laga tersebut, hampir seluruh pemain diturunkan dan ini memberikan ruang bagi pelatih untuk mengevaluasi dan memperluas opsi taktik. Erick menilai rotasi ini sebagai langkah strategis untuk menghadapi pertandingan krusial mendatang. 

“Dengan banyaknya pemain yang diturunkan, pelatih kini memiliki beragam pilihan untuk starting eleven. Ini akan membuat persaingan antarpemain semakin kompetitif dan sehat,” tambahnya.

Pada laga ini Timnas Indonesia menurunkan sederet penyerang baru seperti Miliano Jonathans dan Mauro Zijlstra untuk mendobrak pertahanan Lebanon. Keduanya bergantian menciptakan peluang, terutama Miliano yang menjadi momok pemain belakang lawan. 

Dari sektor tengah, Stefano Lilipaly ikut aktif dengan menciptakan jumlah peluang seperti di menit ke-35, dan terutama di menit 57 saat tendangan memutarnya melayang tipis di atas mistar lawan. 

Namun, sayang hingga 2 x 45 menit, Indonesia gagal menjebol gawang Lebanon yang pertahanannya sangat berlapis. Lebanon sebagai wakil Timur Tengah dinilai sebagai lawan yang tepat untuk menguji karakter dan kesiapan mental timnas. 

“Para pemain harus belajar menghadapi karakter permainan Timur Tengah yang sering kita temui saat bertanding di Bahrain, Qatar, atau Arab Saudi. Terutama bagi pemain yang baru bergabung, penting untuk memiliki awareness agar tidak mudah terpancing oleh gaya permainan mereka,” tegasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Puan Minta Pengawasan WNA Diperketat Cegah Indonesia Jadi Basis Judol

Puan Minta Pengawasan WNA Diperketat Cegah Indonesia Jadi Basis Judol

NASIONAL
Berdayakan Generasi Muda Perempuan Indonesia

Berdayakan Generasi Muda Perempuan Indonesia

MULTIMEDIA
Hiu Paus Lintasi 13 Negara Cari Makan, Habitat Kuncinya Indonesia

Hiu Paus Lintasi 13 Negara Cari Makan, Habitat Kuncinya Indonesia

NASIONAL
BI dan TNI AL Perluas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 ke 97 Pulau 3T

BI dan TNI AL Perluas Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026 ke 97 Pulau 3T

EKONOMI
RI dan 7 Negara Muslim Kecam Pengibaran Bendera Israel di Masjid Aqsa

RI dan 7 Negara Muslim Kecam Pengibaran Bendera Israel di Masjid Aqsa

INTERNASIONAL
Mesra di Moskwa: 5 Pertemuan Prabowo-Putin yang Ubah Peta Ekonomi RI

Mesra di Moskwa: 5 Pertemuan Prabowo-Putin yang Ubah Peta Ekonomi RI

MULTIMEDIA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon