Erick Thohir: Tidak Ada Tambahan Pemain Baru di Timnas Indonesia
Selasa, 9 September 2025 | 10:30 WIB
Surabaya, Beritasatu.com – Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan tidak akan ada penambahan pemain di Timnas Indonesia. Menurutnya, kedalaman skuad Garuda saat ini sudah memadai dengan perpaduan pemain diaspora dan talenta dari Liga Indonesia.
“Komposisi pemain sudah cukup lengkap. Ada diaspora dari Belanda, Amerika, Italia, Spanyol, juga banyak pemain Liga Indonesia yang diberi kesempatan bermain,” kata Erick seusai laga FIFA Match Day Indonesia kontra Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, Senin (9/9/2025) dikutip dari Antara.
Uji coba melawan Lebanon yang berakhir imbang 0-0 dinilainya menjadi pengalaman berharga bagi tim. Erick juga melihat konsistensi formasi yang digunakan dalam dua laga uji coba terakhir, termasuk melawan Taiwan.
“Formasi sudah mulai konsisten, khususnya di pertandingan hari ini. Itu jadi pengalaman bagus,” tambahnya.
Menurut Erick, laga tersebut memberi kesempatan bagi pemain untuk memahami gaya main tim Timur Tengah yang dikenal keras. Ia mengingatkan pentingnya menjaga emosi agar tidak mudah terprovokasi saat menghadapi lawan dari kawasan tersebut.
Meski begitu, Erick mengakui ada hal yang masih perlu dibenahi, terutama penyelesaian akhir. “Ada beberapa peluang, tetapi finishing belum maksimal. Itu yang harus dievaluasi untuk memperdalam strategi,” jelasnya.
Uji coba melawan Lebanon dan Taiwan juga dimanfaatkan pelatih Patrick Kluivert untuk merotasi skuad sekaligus menilai kesiapan setiap pemain. Persaingan antarpemain disebut semakin ketat sehingga berpeluang memunculkan komposisi terbaik menjelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde keempat.
Erick menjelaskan, absennya Justin Hubner dan Nathan Tjoe-A-On saat melawan Lebanon karena sakit. Sementara Ragnar Oratmangoen sengaja tidak dimainkan demi mencegah cedera. Adapun kondisi Ole Romeny masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis.
Mengenai target ke depan, Erick menegaskan Indonesia fokus mengumpulkan poin sebanyak mungkin di babak keempat kualifikasi. “Kalau tidak, peluang otomatis tertutup dan harus lewat playoff tetapi fokus utama tetap di babak empat dahulu,” tegasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




