Marcos Santos Beberkan Penyebab Arema FC Kalah dari Dewa United
Sabtu, 13 September 2025 | 20:23 WIB
Malang, Beritasatu.com - Dewa United Banten FC berhasil menaklukan Arema FC dengan skor akhir 2-1 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur dalam laga Super League 2025/2026 pada Sabtu (13/9/2025).
Pertandingan dimulai pukul 15.30 WIB dan langsung berbalas serangan secara ketat. Gol tunggal dicetak oleh pemain Dewa United, Alex Martins pada babak pertama menit ke-12.
Pada babak kedua menit ke-77, Dewa United berhasil menggandakan skor menjadi 2-0 lewat tendangan Taisei Marukawa. Tak jauh dari itu, Arema FC berhasil menyusul ketertinggalan melalui tendangan jarak dekat oleh Dalberto di menit 90+7. Namun, gol tersebut gagal menyelamatkan Arema FC dari kekalahan dengan skor berakhir 1-2.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengakui bahwa timnya tidak bermain sesuai ekspektasi, terutama pada babak pertama. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada Aremania, pendukung setia Arema, atas hasil yang kurang memuaskan ini.
“Arema main kurang bagus. Setelah kebobolan, mental pemain langsung turun. Saya sudah mencoba memperbaiki pada babak kedua, tetapi hasilnya tetap sama. Saya minta maaf kepada Aremania," ujar Marcos saat konferensi pers, Sabtu (13/9/2025).
Arema FC harus bermain tanpa tiga pemain kunci yaitu Valdeci dan Betinho yang absen karena larangan tampil akibat kartu merah, serta Adi Satrio yang tengah mengalami cedera. Kondisi tersebut membuat Marcos melakukan perubahan formasi dan strategi.
“Ada tiga pemain absen, jadi saya harus ubah formasi. Lawan juga punya kualitas bagus," jelasnya.
Meski mengutamakan penguatan di sektor samping, serangan Arema tetap sulit menembus pertahanan Dewa United. Keputusan untuk menunda memasukkan penyerang dinilai sebagai bagian dari strategi untuk menahan dominasi Dewa di lini tengah.
“Saya ingin lebih kuat di samping dahulu. Ikhsan baru saya masukkan karena lini depan tidak efektif. Arjidan juga masuk, tetapi mungkin hari ini memang bukan harinya Arema," ujarnya.
Kekalahan Arema FC juga dinilai akibat kurang solidnya lini tengah. Marcos juga sudah mencoba skema empat gelandang, sayangnya strategi tersebut tidak berjalan efektif sepanjang pertandingan.
“Kami kalah di tengah, sudah coba mainkan empat pemain, tetapi tetap tidak jalan," ungkapnya.
Sementara itu, pemain muda Arema FC, Fikri Arjidan, mengaku bersyukur menjalani debutnya di laga ini dan menyumbangkan kontribusi, meski hasil akhir belum berpihak pada tim.
“Alhamdulillah saya bisa main lepas, tidak grogi, dan ini jadi kebanggaan untuk saya. Saya juga kaget dimainkan di posisi nomor 10, tetapi saya berusaha berikan yang terbaik," kata Fikri Arjidan.
Ia berharap bisa terus berkembang dan membantu Arema FC meraih kemenangan di pertandingan-pertandingan selanjutnya.
“Tim sudah memberikan yang terbaik, dan semoga ke depannya bisa memenangkan pertandingan,” kata Arjidan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




