Arsenal Ulangi Prestasi Invincibles Arsène Wenger Saat Lawan Fulham
Minggu, 19 Oktober 2025 | 17:47 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Mikel Arteta berhasil membawa Arsenal meniru pencapaian tim invincibles Arsène Wenger pada musim 2003/2004 setelah meraih kemenangan 1-0 atas Fulham pada ajang Liga Inggris, Sabtu (19/10/2025) malam.
The Gunners membuktikan diri mampu mengatasi catatan buruk mereka di Craven Cottage—setelah mereka hanya meraih satu poin dalam dua musim terakhir dan mengalahkan rival sekota mereka berkat gol Leandro Trossard di babak kedua.
Penyerang Belgia tersebut berada di posisi yang tepat untuk mencetak gol setelah umpan sudut Bukayo Saka diteruskan oleh Gabriel Magalhães. Arsenal sebenarnya bisa menang dengan margin yang lebih besar pada pertandingan malam itu.
Bernd Leno melakukan beberapa penyelamatan gemilang dari Viktor Gyokeres dan Gabriel Martinelli untuk menjaga Fulham tetap bertahan, tetapi pada sisi lain, kiper David Raya hampir tidak terlihat menyentuh bola sepanjang babak kedua.
Arsenal dan kekuatan pertahanan mereka yang sudah terkenal membuat Marco Silva dan anak asuhnya gagal mencatatkan satu tembakan tepat sasaran pun di pertandingan ini, menjadi pertandingan kedua berturut-turut saat Gunners mampu melakukannya setelah kemenangan 2-0 atas West Ham United.
Arsenal Ulangi Prestasi Invincibles
Sebagai hasilnya, Arsenal tercatat untuk pertama kalinya dalam sejarah Premier League mampu menahan lawan tanpa tembakan tepat sasaran dalam dua pertandingan berturut-turut, yang mengingatkan pada pencapaian tim invincibles saat masih diasuh Arsene Wenger pada musim 2003/2004.
Pertandingan kedua dalam periode tersebut kebetulan juga melawan Fulham di Highbury, saat Arsenal asuhan Wenger bermain imbang 0-0 setelah kemenangan 3-0 di kandang Birmingham City, yang juga gagal mencatatkan satu tembakan ke arah gawang.
Selain itu, Arsenal memperpanjang rekor bertahan mereka di Premier League melawan Fulham, yang hanya mampu meluncurkan sembilan tembakan di kandang mereka pada Sabtu (18/10/2025) malam.
Arteta memastikan timnya telah menghadapi lebih sedikit dari 10 tembakan dalam tujuh pertandingan Premier League terakhir mereka—suatu rentetan terpanjang yang pernah tercatat sejak Opta mulai mengumpulkan data pada musim 2003-04.
Namun, pelatih asal Spanyol itu menegaskan bahwa pencapaian defensif timnya tidak diraih dengan mudah, karena Harry Wilson sempat melepaskan beberapa tembakan yang meleset, sedangkan Raul Jimenez berusaha keras untuk merepotkan pertahanan Arsenal.
Satu Gol Tak Pernah Cukup
Saat ditanya tentang kemungkinan Arsenal mengulang prestasi invincibles, Arteta menjawab, "Tidak, tidak dengan nyaman karena di lapangan ini rasanya seperti lebih kecil dan mereka langsung menekan di kotak penalti!"
"Mereka tidak menciptakan peluang besar, itu lebih ke perasaan terkadang, terutama di babak pertama dengan kesalahan-kesalahan dan karena ada banyak pemain berkualitas di sepertiga akhir, serta Jimenez di kotak penalti yang merupakan ancaman nyata dan satu gol yang Anda tahu tidak cukup," katanya.
Gol Trossard sudah cukup untuk membawa Arsenal kembali ke puncak klasemen Liga Inggris, menggeser Manchester City. Namun, Liverpool juga berpeluang mengecilkan selisih menjadi satu poin jika mengalahkan Manchester United pada Minggu (19/10/2025) malam.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




