ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Menunjuk Pelatih Baru Timnas Indonesia Bukan Pekerjaan Mudah

Jumat, 24 Oktober 2025 | 21:34 WIB
AF
JS
Penulis: Anisa Fauziah | Editor: JAS
Timnas Indonesia saat melawan Irak saat kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu, 11 Oktober 2025.
Timnas Indonesia saat melawan Irak saat kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Sabtu, 11 Oktober 2025. (AP/Ali Issa)

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat sepak bola Akmal Marhali menanggapi hasil konferensi pers Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, yang mengakui masih kesulitan mencari sosok pelatih baru, tetapi yang pasti nama Shin Tae-yong dipastikan tak kembali.

Akmal menilai keputusan PSSI yang belum  menunjuk pelatih baru untuk Timnas Indonesia karena menyangkut arah dan filosofi besar sepak bola nasional.

“Memang mencari pelatih yang tepat bukan pekerjaan mudah, yang pasti, satu nama sudah dipastikan tidak akan kembali. PSSI tidak akan rujuk lagi dengan Shin Tae-yong karena itu sudah masa lalu,” ujar Akmal, dalam Beritasatu Utama, Jumat (24/10/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut Akmal, tantangan terbesar PSSI tak hanya menemukan pelatih yang mumpuni secara taktik, tetapi juga yang mampu memahami kultur, karakter, dan kondisi sepak bola Indonesia.

“Kita butuh sosok yang bukan cuma jago strategi, tetapi juga memahami kultur dan budaya sepak bola kita. Karena pelatih yang datang ke Indonesia harus punya mental yang kuat menghadapi tekanan dan kritik luar biasa, terutama dari media sosial,” imbuhnya.

Akmal menyinggung pengalaman dua pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, yang sempat mendapat tekanan besar dari publik. Ia menilai situasi tersebut harus dijadikan pelajaran agar proses rekrutmen berikutnya lebih matang.

Lebih lanjut, Akmal menyarankan agar PSSI menerapkan mekanisme fit and proper test bagi calon pelatih baru Timnas Indonesia.

“Kalau PSSI punya lima calon pelatih, sebaiknya mereka dipertemukan untuk mempresentasikan program dan target mereka. Dari situ kita bisa menilai mana yang realistis dan memenuhi kebutuhan timnas,” kata Akmal.

Akmal juga menyoroti pentingnya road map yang jelas tentang target Timnas Indonesia. Ia mengingatkan agar pelatih baru tidak dibebani ambisi berlebihan seperti lolos ke Piala Dunia tanpa fondasi kuat.

“Kalau saya jadi ketua umum PSSI, target pertama saya sederhana tetapi konkret, juara Piala AFF. Itu kompetisi regional yang belum pernah kita menangi, baru setelah itu kita bicara Piala Asia, dan dari situ fondasi untuk kualifikasi Piala Dunia akan terbentuk. Jangan langsung bermimpi besar tanpa fondasi,” tandasnya.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

PSSI Optimistis Timnas Indonesia Tembus Perempat Final Piala Asia 2027

PSSI Optimistis Timnas Indonesia Tembus Perempat Final Piala Asia 2027

SPORT
Lawan Jepang-Qatar, Ini Jadwal Timnas Indonesia pada Piala Asia 2027

Lawan Jepang-Qatar, Ini Jadwal Timnas Indonesia pada Piala Asia 2027

SPORT
Piala Asia 2027: Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang

Piala Asia 2027: Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang

SPORT
Pelatih Irak Sebut Indonesia Dirugikan AFC pada Playoff Piala Dunia

Pelatih Irak Sebut Indonesia Dirugikan AFC pada Playoff Piala Dunia

SPORT
Jadwal Bola Malam Ini 5-6 Mei 2026: Timnas Indonesia-Arsenal vs Atletico

Jadwal Bola Malam Ini 5-6 Mei 2026: Timnas Indonesia-Arsenal vs Atletico

SPORT
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs China Malam Ini, Cek Lokasi Tayangnya

Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs China Malam Ini, Cek Lokasi Tayangnya

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon