Kalah Beruntun 4 Kali, Carragher: Liverpool Resmi Masuk Masa Krisis
Senin, 27 Oktober 2025 | 10:20 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, memperingatkan tim asuhan Arne Slot kini berada dalam masa krisis setelah menelan kekalahan keempat secara beruntun di Liga Inggris. Kekalahan terbaru 2–3 di kandang Brentford pada Sabtu (25/10/2025) membuat situasi The Reds semakin memprihatinkan.
Liverpool, yang baru lima bulan lalu menjuarai Liga Inggris, kini tampak kehilangan identitasnya. Dalam empat laga terakhir, mereka sudah kebobolan sembilan gol dan tampil jauh dari standar yang membawa mereka meraih trofi musim lalu.
Carragher menilai masalah Liverpool bukan sekadar penurunan performa, melainkan krisis menyeluruh yang menunjukkan kurangnya kekuatan fisik dalam skuad Slot.
“Saya tidak yakin tim ini cukup kuat secara fisik. Kalah empat kali beruntun sudah cukup buruk bagi tim papan bawah, tetapi untuk juara bertahan dengan investasi besar di musim panas, ini benar-benar masa krisis,” ujar Carragher kepada Sky Sports.
Arne Slot sendiri mengakui timnya tampil di bawah standar dan menyebut kekalahan di markas Brentford sebagai “pertunjukan terburuk” selama ia melatih Liverpool. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap cara timnya menghadapi permainan langsung dan agresif dari lawan.
“Kami tidak punya jawaban atas gaya bermain seperti itu. Tim-tim lawan sudah menemukan strategi yang efektif menghadapi kami. Kami harus segera memperbaiki banyak hal,” papar Slot.
Dalam laga di Gtech Community Stadium itu, Brentford unggul lewat gol Dango Ouattara, Kevin Schade, dan penalti Igor Thiago. Liverpool hanya mampu membalas melalui Milos Kerkez dan Mohamed Salah, yang mengakhiri paceklik golnya setelah enam pertandingan.
Meski begitu, performa Salah dan para rekrutan baru seperti Alexander Isak dan Florian Wirtz masih jauh dari harapan. Kelemahan dalam mengantisipasi bola mati dan lemparan jauh juga kembali menjadi masalah utama lini belakang The Reds.
Sementara itu, kemenangan ini menjadi malam bersejarah bagi pelatih Brentford, Keith Andrews, yang sukses menampilkan permainan agresif dan terstruktur—sesuatu yang justru hilang dari Liverpool.
Slot akan berusaha menghentikan tren negatif ini saat menjamu Crystal Palace pada ajang Piala Liga Inggris atau Carabao Cup pertengahan pekan nanti, sebelum menghadapi Aston Villa dan Manchester City dalam kompetisi Liga Inggris. Pekan mendatang akan menjadi ujian besar bagi mental pemain dan kepemimpinan Slot untuk membuktikan apakah Liverpool benar-benar bisa keluar dari “masa krisis” seperti yang diperingatkan Carragher.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
PM China Li Qiang Temui Sederet CEO AS, Siapa Saja?




