ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Kalah Beruntun 4 Kali, Carragher: Liverpool Resmi Masuk Masa Krisis

Senin, 27 Oktober 2025 | 10:20 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Gelandang Brentford Jordan Henderson (kiri) merayakan kemenangan atas Liverpool dalam laga Liga Inggris, Sabtu, 24 Oktober 2025 di Stadion Gtech.
Gelandang Brentford Jordan Henderson (kiri) merayakan kemenangan atas Liverpool dalam laga Liga Inggris, Sabtu, 24 Oktober 2025 di Stadion Gtech. (AP/John Walton)

Jakarta, Beritasatu.com – Mantan bek Liverpool, Jamie Carragher, memperingatkan tim asuhan Arne Slot kini berada dalam masa krisis setelah menelan kekalahan keempat secara beruntun di Liga Inggris. Kekalahan terbaru 2–3 di kandang Brentford pada Sabtu (25/10/2025) membuat situasi The Reds semakin memprihatinkan.

Liverpool, yang baru lima bulan lalu menjuarai Liga Inggris, kini tampak kehilangan identitasnya. Dalam empat laga terakhir, mereka sudah kebobolan sembilan gol dan tampil jauh dari standar yang membawa mereka meraih trofi musim lalu.

Carragher menilai masalah Liverpool bukan sekadar penurunan performa, melainkan krisis menyeluruh yang menunjukkan kurangnya kekuatan fisik dalam skuad Slot.

ADVERTISEMENT

“Saya tidak yakin tim ini cukup kuat secara fisik. Kalah empat kali beruntun sudah cukup buruk bagi tim papan bawah, tetapi untuk juara bertahan dengan investasi besar di musim panas, ini benar-benar masa krisis,” ujar Carragher kepada Sky Sports.

Arne Slot sendiri mengakui timnya tampil di bawah standar dan menyebut kekalahan di markas Brentford sebagai “pertunjukan terburuk” selama ia melatih Liverpool. Ia mengungkapkan kekecewaannya terhadap cara timnya menghadapi permainan langsung dan agresif dari lawan.

“Kami tidak punya jawaban atas gaya bermain seperti itu. Tim-tim lawan sudah menemukan strategi yang efektif menghadapi kami. Kami harus segera memperbaiki banyak hal,” papar Slot.

Dalam laga di Gtech Community Stadium itu, Brentford unggul lewat gol Dango Ouattara, Kevin Schade, dan penalti Igor Thiago. Liverpool hanya mampu membalas melalui Milos Kerkez dan Mohamed Salah, yang mengakhiri paceklik golnya setelah enam pertandingan.

Meski begitu, performa Salah dan para rekrutan baru seperti Alexander Isak dan Florian Wirtz masih jauh dari harapan. Kelemahan dalam mengantisipasi bola mati dan lemparan jauh juga kembali menjadi masalah utama lini belakang The Reds.

Sementara itu, kemenangan ini menjadi malam bersejarah bagi pelatih Brentford, Keith Andrews, yang sukses menampilkan permainan agresif dan terstruktur—sesuatu yang justru hilang dari Liverpool.

Slot akan berusaha menghentikan tren negatif ini saat menjamu Crystal Palace pada ajang Piala Liga Inggris atau Carabao Cup pertengahan pekan nanti, sebelum menghadapi Aston Villa dan Manchester City dalam kompetisi Liga Inggris. Pekan mendatang akan menjadi ujian besar bagi mental pemain dan kepemimpinan Slot untuk membuktikan apakah Liverpool benar-benar bisa keluar dari “masa krisis” seperti yang diperingatkan Carragher.

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Beri Isyarat Tetap di RB Leipzig, Yan Diomande Tolak Liverpool

Beri Isyarat Tetap di RB Leipzig, Yan Diomande Tolak Liverpool

SPORT
Xabi Alonso Buka Pintu ke Liga Inggris, Pilih Chelsea atau Liverpool?

Xabi Alonso Buka Pintu ke Liga Inggris, Pilih Chelsea atau Liverpool?

SPORT
Liverpool Rilis Desain Monumen Diogo Jota dan Andre Silva

Liverpool Rilis Desain Monumen Diogo Jota dan Andre Silva

SPORT
Bursa Transfer Eropa Memanas, Chelsea dan MU Bergerak Cepat

Bursa Transfer Eropa Memanas, Chelsea dan MU Bergerak Cepat

SPORT
Liverpool Ditahan Chelsea, Tiket Liga Champions Tertunda

Liverpool Ditahan Chelsea, Tiket Liga Champions Tertunda

SPORT
Seri, Drama VAR dan Tiang Gawang Warnai Duel Liverpool vs Chelsea

Seri, Drama VAR dan Tiang Gawang Warnai Duel Liverpool vs Chelsea

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon