Menpora Janji Kawal Atlet Tenis Nasional hingga Panggung Olimpiade
Senin, 9 Februari 2026 | 02:17 WIB
Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan dukungan penuh pemerintah bagi atlet tenis nasional agar berprestasi hingga panggung Olimpiade. Pernyataan ini disampaikan Erick usai menyaksikan laga playoff Piala Davis antara Indonesia melawan Togo di Stadion Tenis GBK, Senayan, Jakarta, Minggu (8/2/2026).
Tim tenis Indonesia berhasil promosi ke Piala Davis Grup II Dunia setelah menundukkan Togo dengan skor telak 4-0 pada laga playoff itu. Kemenangan Indonesia dipastikan melalui penampilan solid para pemain tunggal dan ganda. Petenis tunggal putra Anthony Susanto menutup laga playoff dengan kemenangan atas Kadanga Kili 6-1 dan 6-4.
"Komitmen ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo yang telah menetapkan tenis sebagai salah satu dari 21 cabang olahraga unggulan nasional. Penetapan ini berimplikasi langsung pada alokasi anggaran yang lebih terfokus," ujar Erick.
Menpora menjelaskan, fokus anggaran diarahkan untuk pembinaan atlet agar dapat bersaing di kancah internasional, khususnya Olimpiade. Pemerintah tidak hanya mendukung aspek teknis, tetapi juga kesejahteraan jangka panjang atlet, termasuk beasiswa hingga dana pensiun bagi atlet berprestasi internasional.
"Pemerintah saat ini membina atlet tidak hanya pada saat mereka berjaya. Setelah tidak lagi aktif berkompetisi, para atlet berprestasi tetap mendapatkan dukungan. Kebijakan ini menciptakan rasa aman dan motivasi tambahan bagi atlet untuk berjuang," ucap Erick.
Erick juga menekankan pentingnya transparansi administrasi. Kesepakatan dengan Kejaksaan dan BPKP memastikan proses pendanaan dan pengelolaan anggaran atlet tenis berjalan lancar, tanpa hambatan birokrasi.
"Pemerintah tidak hanya mengawal dari sisi teknis pertandingan, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan jangka panjang atlet. Dukungan ini mencakup pemberian beasiswa hingga dana pensiun bagi atlet yang berprestasi di level internasional," katanya.
Menpora berharap Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) serius mengeksekusi program pembinaan ini, sehingga target Olimpiade dan kembalinya Indonesia ke Grup I Dunia Piala Davis dapat tercapai. Erick menegaskan, pemerintah akan terus mengawal para atlet, agar fokus mereka tetap pada prestasi.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




