Mengungsi ke Gresik, Marcos Rombak Taktik Jelang Persik Kediri vs PSIM
Kamis, 12 Februari 2026 | 15:42 WIB
Kediri, Beritasatu.com – Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menyiapkan strategi khusus untuk menghadapi PSIM Yogyakarta pada lanjutan pekan ke-21 BRI Super League 2025/2026. Laga tersebut akan mengambil tempat di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Jumat (13/2/2026).
Meski berstatus sebagai tuan rumah, Persik tidak bermain di Kota Kediri karena tidak mendapat izin dari pihak keamanan setempat. Situasi ini diakui Marcos menjadi tantangan tersendiri bagi timnya.
"Ini pertandingan kandang, tapi atmosfernya tak seperti main di rumah sendiri. Ini jelas tak mudah, karena tim harus melakukan perjalanan ke Gresik," kata Marcos, Rabu (11/2/2026).
Marcos menegaskan bahwa setiap pertandingan memiliki karakter berbeda. Karena itu, ia tidak akan menggunakan pola yang sama seperti saat Persik menang atas Bali United FC (3-2) dan Dewa United Banten FC (2-1).
"Tiap pertandingan beda dengan pertandingan lainnya. Maka saya juga menyiapkan game plan terbaik untuk mengalahkan PSIM Yogyakarta," ujarnya.
Selain aspek taktik, pelatih asal Spanyol tersebut juga fokus menjaga mental para pemain agar tetap konsisten setelah dua kemenangan beruntun.
"Kita sudah punya mental bagus di dua pertandingan lalu. Tapi kita harus lebih kuat lagi menghadapi PSIM Yogyakarta. Karena tak mudah bagi sebuah tim meraih kemenangan tiga kali beruntun. Tapi kita akan berusaha meraih itu," ucap Marcos.
Marcos Reina menilai PSIM Yogyakarta memiliki kualitas pemain yang mumpuni dan berbahaya dalam berbagai situasi permainan. Ia mengaku waspada dengan kemampuan Laskar Parang Biru dalam memamnfaatkan situasi bola mati.
"Ini tim yang tiap saat bisa membunuh dengan banyak situasi penguasaan bola berbeda. Mereka mampu cetak gol dari open play maupun bola mati. Tapi kami akan fokus memanfaatkan kelemahan mereka untuk menang. Dan bagaimana agar kami tak kalah," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




