5 Pemain yang Pernah Cetak Hat-trick pada Babak Pertama Liga Champions
Kamis, 12 Maret 2026 | 13:45 WIB
Jakarta, Beritasatu.com - Liga Champions dikenal sebagai kompetisi yang kerap melahirkan berbagai momen bersejarah dalam dunia sepak bola. Dari gol dramatis hingga penampilan individu yang luar biasa, turnamen ini sering menjadi tempat para pemain terbaik dunia mencatatkan pencapaian istimewa.
Salah satu prestasi yang tergolong sangat langka adalah mencetak hat-trick hanya dalam satu babak pertandingan. Mencetak tiga gol dalam satu laga saja sudah menjadi pencapaian besar, apalagi jika seluruh gol tersebut tercipta sebelum turun minum.
Sepanjang sejarah Liga Champions, hanya segelintir pemain yang mampu melakukannya. Dihimpun Beritasatu.com dari berbagai sumber, berikut lima pemain yang pernah mencetak hat-trick pada babak pertama ajang Liga Champions.
Federico Valverde
Gelandang Real Madrid, Federico Valverde, menjadi nama terbaru yang masuk dalam daftar eksklusif ini. Ia mencetak tiga gol pada babak pertama saat Real Madrid menghadapi Manchester City pada leg babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabéu.
Valverde membuka keunggulan timnya pada menit ke-20 setelah berlari menyambut umpan panjang dari kiper Thibaut Courtois. Ia berhasil memenangkan duel dengan Nico O'Reilly sebelum melewati penjaga gawang Gianluigi Donnarumma dan menyelesaikan peluang dari sudut sempit.
Tujuh menit kemudian, gelandang asal Uruguay tersebut kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia memanfaatkan umpan Vinicius Junior yang sempat berbelok arah dan menuntaskannya dengan tembakan kaki kiri mendatar.
Gol ketiga datang pada menit ke-42 melalui kombinasi apik bersama Brahim Diaz. Umpan cungkil Diaz membuat Valverde mampu melewati Marc Guehi sebelum menyarangkan bola ke gawang City. Hat-trick tersebut menjadi yang pertama dalam kariernya sekaligus membuat Madrid memimpin nyaman saat turun minum.
Prestasi Valverde terasa semakin istimewa karena ia merupakan satu-satunya pemain dalam daftar ini yang berposisi sebagai gelandang. Selama ini ia dikenal sebagai pemain dengan etos kerja tinggi, disiplin taktik, dan bahkan kerap dimainkan sebagai bek sayap.
Anthony Gordon
Anthony Gordon mencatatkan pencapaian yang bahkan lebih luar biasa. Winger Newcastle United tersebut berhasil mencetak empat gol sebelum babak pertama berakhir saat menghadapi Qarabag dalam babak play-off Liga Champions musim 2025-26.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Baku, Gordon langsung membuka keunggulan timnya hanya dua menit setelah kick-off usai menyambut umpan terobosan Dan Burn dan menaklukkan kiper Mateusz Kochalski.
Newcastle kemudian menggandakan keunggulan lewat sundulan Malick Thiaw dari umpan Kieran Trippier sebelum Gordon kembali mencatatkan namanya melalui eksekusi penalti setelah bola tembakan Harvey Barnes mengenai tangan pemain bertahan Qarabag.
Momentum Newcastle semakin tak terbendung ketika Gordon memanfaatkan kesalahan bek Kevin Medina untuk mencetak gol ketiganya. Ia kemudian melengkapi pesta gol sebelum turun minum melalui penalti kedua setelah dilanggar oleh Kochalski.
Pertandingan tersebut berakhir dengan kemenangan telak 6-1 bagi Newcastle. Hasil itu kemudian berlanjut menjadi kemenangan agregat 9-3 yang memastikan langkah mereka menuju babak berikutnya Liga Champions.
Erling Haaland
Erling Haaland juga termasuk dalam kelompok pemain yang mampu mencetak hat-trick sebelum babak pertama berakhir di Liga Champions. Bahkan, penyerang Norwegia tersebut melakukannya dalam lebih dari satu kesempatan.
Salah satu penampilan paling spektakuler terjadi ketika Manchester City menghancurkan RB Leipzig dengan skor 7-0 pada leg kedua babak 16 besar. Dalam pertandingan tersebut, Haaland mencetak lima gol, termasuk tiga gol yang semuanya tercipta sebelum turun minum.
Gol pertama hadir melalui eksekusi penalti setelah Leipzig dianggap melakukan handball. Tidak lama berselang, ia mencetak gol kedua dengan menyundul bola rebound setelah tembakan Kevin De Bruyne membentur mistar gawang.
Gol ketiganya tercipta menjelang akhir babak pertama ketika bola sapuan pemain Leipzig justru memantul ke arahnya setelah sundulan Ruben Dias mengenai tiang. Hat-trick itu membuatnya menyamai pencapaian Lionel Messi sebagai pemain yang mencetak tiga gol pada babak pertama di fase gugur Liga Champions.
Menariknya, Haaland sebelumnya juga pernah mencetak hat-trick pada babak pertama saat menjalani debut Liga Champions bersama Red Bull Salzburg pada musim 2019-20. Saat itu ia membawa timnya menang 6-2 atas Genk dalam pertandingan fase grup.
Robert Lewandowski
Robert Lewandowski turut masuk dalam daftar pemain yang mampu mencetak hat-trick pada babak pertama ajang Liga Champions. Striker asal Polandia tersebut melakukannya ketika Bayern Munich menghadapi Red Bull Salzburg pada babak 16 besar musim 2021-22.
Bayern yang hanya bermain imbang 1-1 pada leg pertama tampil sangat agresif di Allianz Arena. Lewandowski membuka keunggulan melalui titik penalti setelah dirinya dilanggar di kotak terlarang.
Tidak lama kemudian, Bayern kembali mendapat hadiah penalti setelah pelanggaran lain terhadap Lewandowski. Ia kembali sukses mengeksekusi tendangan tersebut dan menggandakan keunggulan timnya.
Hat-trick tercipta hanya dalam waktu sekitar 10 menit ketika Lewandowski memanfaatkan bola muntah hasil pantulan tiang gawang setelah kiper Salzburg keluar dari posisinya. Bayern akhirnya menang telak 7-1 dan memastikan tiket ke perempat final.
Lionel Messi
Nama Lionel Messi tidak mungkin terlewat dari daftar pencetak hat-trick dalam sejarah Liga Champions. Megabintang asal Argentina tersebut pernah mencetak tiga gol sebelum babak pertama berakhir saat Barcelona menghadapi Arsenal pada perempat final musim 2009-10.
Pertandingan di Camp Nou itu awalnya berjalan mengejutkan setelah Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui gol Nicklas Bendtner pada menit ke-18. Namun Messi segera mengambil alih jalannya pertandingan dengan serangkaian aksi luar biasa.
Messi segera menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan bola pantulan di kotak penalti dan melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihentikan Manuel Almunia. Barcelona kemudian berbalik unggul ketika Pedro memberikan umpan yang memudahkan Messi mencetak gol keduanya.
Beberapa menit kemudian, pemain Argentina itu melengkapi hat-trick pada babak pertama melalui penyelesaian yang sangat elegan, yakni sebuah lob kaki kiri yang melewati Almunia yang sudah keluar dari posisinya. Gol tersebut membuat Barcelona sepenuhnya mengendalikan jalannya pertandingan sebelum turun minum.
Messi akhirnya menutup penampilan sensasionalnya dengan satu gol tambahan pada babak kedua melalui aksi individu yang memukau. Barcelona pun menang 4-1 dan memastikan kemenangan agregat 6-3 untuk melaju ke semifinal Liga Champions.
Penampilan tersebut menjadi salah satu malam paling ikonik dalam karier Messi di Liga Champions. Secara keseluruhan, ia juga merupakan salah satu pemain dengan jumlah hat-trick terbanyak sepanjang sejarah kompetisi.
Mencetak hat-trick dalam satu pertandingan sudah merupakan prestasi besar, namun melakukannya hanya dalam satu babak di Liga Champions adalah sesuatu yang jauh lebih langka. Federico Valverde, Anthony Gordon, Erling Haaland, Robert Lewandowski, dan Lionel Messi menjadi bagian dari kelompok elit pemain yang berhasil melakukannya.
Rekor-rekor semacam ini menunjukkan betapa kompetitif dan penuh kejutan ajang Liga Champions setiap musimnya. Dengan kualitas pemain yang terus berkembang, bukan tidak mungkin daftar pencetak hat-trick babak pertama di Liga Champions akan bertambah di masa mendatang.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
KPK Duga Ahmad Dedi Terima Uang Urus Pita Cukai Rokok dan Miras




