Persis Solo Menang, Milo: Perjuangan Hindari Degradasi Belum Usai!
Minggu, 12 April 2026 | 21:02 WIB
Solo, Beritasatu.com – Pelatih Persis Solo, Milomir Seslija, menegaskan timnya masih harus berjuang keras untuk menjauh dari zona degradasi meski berhasil meraih kemenangan penting atas Semen Padang 2-1, di Stadion Manahan, Minggu (12/4/2026).
Menurut Milo, tambahan poin dari laga tersebut sangat krusial karena membantu Persis memangkas jarak dengan para pesaing di papan bawah klasemen BRI Super League 2025/2026.
“Dengan hasil ini membuat raihan poin di partai-partai kemarin terasa sangat penting juga, karena ini membuat kita memangkas poin dengan para pesaing kita. Tapi perjuangan masih berat untuk bisa bertahan,” ujarnya dalam konferensi pers usai laga.
Ia menegaskan persaingan di zona degradasi masih sangat ketat karena selisih poin antartim relatif tipis.
“Kita harus berjuang untuk mengelola posisi saat ini, karena dua tim terbawah selisihnya tidak jauh, dan ada satu tim lagi yang juga dekat dengan kita,” tambahnya.
Milo mengakui pertandingan melawan Semen Padang berjalan sulit karena kedua tim sama-sama berjuang keluar dari zona degradasi.
Ia bahkan menilai tekanan menghadapi tim papan bawah justru lebih besar dibanding saat melawan tim papan atas.
“Kalau boleh jujur, hari ini tekanan sangat berat karena melawan tim yang sama-sama berjuang degradasi. Mungkin lebih enteng ketika melawan Borneo FC,” katanya.
Meski demikian, ia menyebut kemenangan ini sangat berarti.
“Kemenangan ini terasa seperti enam poin, karena kita melawan kompetitor langsung,” tegasnya.
Dari sisi permainan, Milo mengungkapkan Persis tidak memulai laga dengan baik di babak pertama. Namun timnya mampu menciptakan peluang dan mencetak gol.
Di babak kedua, Persis memiliki beberapa kesempatan tambahan, meski kondisi lapangan yang tergenang air membuat permainan sulit berkembang.
“Tidak mudah bermain dalam kondisi seperti ini, apalagi melawan tim yang menjadi pesaing langsung. Tapi ini membuat kami lebih kuat,” ujarnya.
Perwakilan pemain Persis Solo, Miroslav Maricic, juga menyampaikan kepuasan atas hasil yang diraih timnya.
“Hal yang paling penting adalah kita mengambil tiga poin. Tapi bagi kami ini seperti enam poin karena kondisi pertandingan dan lawan yang dihadapi,” kata Maricic.
Ia menambahkan kondisi lapangan yang basah memaksa tim bermain lebih direct dengan bola-bola panjang.
“Kami tidak berputus asa dan senang dengan perjuangan hari ini,” pungkasnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




