Andre Rosiade: Degradasi Semen Padang Murni Faktor Internal
Selasa, 5 Mei 2026 | 10:52 WIB
Padang, Beritasatu.com — Penasihat Semen Padang FC, Andre Rosiade, buka suara terkait degradasi tim ke Liga 2. Dalam pernyataan melalui media sosial pribadinya pada Senin (4/5/2026), ia menegaskan, kegagalan musim ini sepenuhnya berasal dari masalah internal tim.
Andre Rosiade yang juga menjabat wakil ketua Komisi VI DPR ini menilai, kualitas kompetisi saat ini sudah jauh lebih baik dibandingkan musim-musim sebelumnya. Perbaikan yang dilakukan PSSI, termasuk peningkatan kualitas perwasitan dan kehadiran wasit asing atas kebijakan Ketua Umum Erick Thohir, membuat liga makin profesional.
Menurut Andre, kondisi tersebut menutup kemungkinan menyalahkan faktor eksternal atas hasil buruk tim. Ia menegaskan, introspeksi menjadi langkah utama yang harus dilakukan.
“Kekalahan itu murni karena kita sendiri. Maka yang harus dilakukan adalah introspeksi, bukan mencari kambing hitam,” ujar Andre.
Andre Rosiade menekankan dirinya bukan pemilik atau pengelola klub, melainkan seorang suporter yang merasa memiliki tanggung jawab moral. Ia mengaku telah mendukung Semen Padang sejak kecil dan mulai aktif membantu saat klub mengalami kesulitan finansial sejak 2017.
“Siapa Andre Rosiade? Saya sama dengan suporter lainnya. Namun, saya merasa punya tanggung jawab moral. Ketika tim ini hampir dijual pada 2019, saya meminta agar tidak dijual. Saya turun tangan mencarikan dana agar klub tetap bisa berkompetisi,” katanya.
Ia juga memaparkan kondisi keuangan klub yang tidak mudah. PT Semen Padang sebagai pemilik klub disebut hanya mampu memberikan sekitar Rp 15 miliar, sementara kebutuhan operasional jauh lebih besar. Andre mengaku turut membantu mencari dana hampir Rp 20 miliar melalui sponsor.
“Setiap pertandingan kandang butuh sekitar Rp 211 juta. Namun, pemasukan tidak menutup biaya, sehingga kita sering nombok. Harga tiket yang murah juga membuat laga kandang belum bisa menjadi sumber pemasukan,” katanya.
Penasihat Semen Padang FC itu menyampaikan kekecewaannya atas hasil akhir musim yang membuat tim harus terdegradasi ke Liga 2 musim depan.
Ia menilai pencapaian tersebut tentu tidak sesuai harapan semua pihak, baik manajemen, pemain, maupun para pendukung setia klub.
“Saya sangat menyayangkan hasil akhir musim ini yang membuat Semen Padang harus terdegradasi. Ini tentu bukan hal yang diharapkan oleh kita semua, baik manajemen, pemain, maupun seluruh pendukung setia,” ujar Andre.
Meski demikian, ia menegaskan hasil tersebut harus diterima dengan lapang dada dan dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki tim ke depan.
“Namun apa pun yang terjadi, hasil ini harus kita terima dengan lapang dada dan menjadi bahan evaluasi bersama ke depan,” lanjutnya.
Andre berharap Semen Padang FC dapat segera bangkit dan melakukan pembenahan secara menyeluruh, baik dari sisi manajemen maupun performa tim di lapangan.
“Harapannya Semen Padang FC bisa bangkit lebih kuat, berbenah dari segala sisi. Semoga dengan kerja keras dan kebersamaan, Semen Padang FC bisa kembali ke kasta tertinggi dan menunjukkan performa yang lebih baik,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen tim untuk tetap solid dan menjadikan pengalaman pahit ini sebagai motivasi untuk bangkit di musim berikutnya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




