ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Otot Lengan Bermasalah, Biang Keladi Quartararo Gagal Hattrick di Jerez

Senin, 3 Mei 2021 | 08:59 WIB
BW
BW
Penulis: Bernadus Wijayaka | Editor: BW
Pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo
Pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo (AFP/ PIERRE-PHILIPPE MARCOU )

Jakarta, Beritasatu.com – Pembalap tim Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, sedang berada di jalur kemenangan ketika memimpin setengah lomba MotoGP Spanyol, Minggu (2/5/2021), sebelum masalah arm pump atau otot lengan, muncul dan memupuskan harapannya hattrick di Jerez.

Fabio, pembalap asal Prancis tersebut start dari pole position untuk keempat kalinya dalam tiga musim di Jerez, meski lagi-lagi kalah gesit ketika lampu merah padam dan melorot ke posisi empat menuju tikungan pertama.

Butuh empat putaran bagi Quartararo untuk merebut kembali posisi pimpinan lomba setelah menyalip Francesco Bagnaia, Franco Morbidelli, dan Jack Miller.

Berada di depan, El Diablo tancap gas dan bahkan mencetak rekor lap tercepat 1:37,770 di lap kedelapan.

ADVERTISEMENT

Dengan 17 lap tersisa, ia menjaga jaraknya lebih dari satu detik dari rival terdekat dan di atas kertas seharusnya mampu meraih hattrick kemenangan di Jerez setelah juara di dua balapan pembuka tahun lalu.

Namun, dengan 12 lap tersisa, dia mendadak mengalami masalah di otot lengannya, atau yang sering disebut dengan arm pump.

"Hari ini arm pump jelas menjadi masalah. Selama kurang lebih 10 lap saya bisa menahan Jack Miller dengan jarak satu detik, tetapi kemudian saya tidak bisa merasakan lengan kanan saya," kata Quartararo dikutip laman resmi tim.

"Kami berada di posisi yang sangat baik untuk menang. Saya bisa saja melaju lebih cepat."

Nyeri
Menurut Mayo Clinic, arm pump didefinisikan sebagai kondisi otot dan saraf, disebabkan karena latihan atau olahraga, yang menyebabkan nyeri, bengkak, dan terkadang cacat pada otot kaki yang atau lengan yang terdampak sebagai konsekuensi dari otot-otot lengan yang membengkak karena pengerahan tenaga dan menjadi terlalu tegang.

"Kekuatan kami dalam membalap dengan ban bekas tidak ada artinya, karena saya tidak memiliki tenaga tersisa di lengan saya," kata Quartararo.

"Saya akan menggunakan waktu untuk memikirkan situasi ini dan mencoba membuat keputusan terbaik tentang bagaimana menangani arm pump ini segera mungkin," katanya.

Tak mampu menahan sakit yang dideritanya, Quartararo kehilangan posisinya dengan cepat di 10 lap terakhir meski mampu mengamankan poin setelah finis di posisi ke-13.

Pembalap berusia 22 tahun itu ingin fit menuju Grand Prix selanjutnya yang akan dihelat di kampung halamannya, Prancis, pada 16 Mei mendatang.

Jack Miller dan Francesco Bagnaia mempersembahkan finis 1-2 untuk Ducati dan Morbidelli melengkapi podium untuk tim Petronas Yamaha.

Bagnaia kini mengambil alih pimpinan klasemen pembalap sementara dengan koleksi 66 poin, menggeser Quartararo ke peringkat dua dengan jarak dua poin saja.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Sembuh dari Cedera, Maverick Vinales Siap Tampil pada MotoGP Catalunya

Sembuh dari Cedera, Maverick Vinales Siap Tampil pada MotoGP Catalunya

SPORT
Marc Marquez Cedera, Ducati hanya Andalkan Bagnaia di Catalunya

Marc Marquez Cedera, Ducati hanya Andalkan Bagnaia di Catalunya

SPORT
Motor Pertama Valentino Rossi Saat Menang Balapan GP 125 Akan Dilelang

Motor Pertama Valentino Rossi Saat Menang Balapan GP 125 Akan Dilelang

OTOTEKNO
Ducati Pastikan Marc Marquez Absen pada MotoGP Catalunya 2026

Ducati Pastikan Marc Marquez Absen pada MotoGP Catalunya 2026

SPORT
Martin Sapu Bersih GP Prancis, Bagnaia Crash dan Ducati Menderita

Martin Sapu Bersih GP Prancis, Bagnaia Crash dan Ducati Menderita

SPORT
Menang Dramatis di Jerez, Kiandra Ungkap Kunci Manuver Lap Terakhir

Menang Dramatis di Jerez, Kiandra Ungkap Kunci Manuver Lap Terakhir

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon