Al-Attiyah dan Sunderland Selangkah Lagi Juara Reli Dakar
Kamis, 13 Januari 2022 | 23:31 WIB
Bisha, Beritasatu.com - Pereli Qatar Nasser Al-Attiyah dan crosser Inggris Sam Sunderland membutuhkan satu etape tanpa kesalahan navigasi demi merebut titel Reli Dakar tahun ini menyusul hasil etape penultima di Bisha, Arab Saudi, Kamis (13/1/2022).
Juara Dakar tiga kali Al-Attiyah saat ini memegang keunggulan 28 menit atas juara dunia reli sembilan kali Sebastien Loeb menjelang etape terakhir dengan special stage sepanjang 164 km, Jumat.
Loeb mengurangi jarak dari Al-Attiyah sebesar empat menit setelah menyelesaikan etape 11 dengan special stage sejauh 346 km yang dimenangi oleh pembalap veteran Spanyol Carlos Sainz yang mengendarai mobil hybrid Audi.
Baca Juga: Sebastien Loeb Juara Etape 7 Reli Dakar
Itu merupakan kesuksesan ke-41 kali di Dakar bagi pembalap berjuluk El Matador tersebut, yang juga telah tiga kali menjuarai ajang reli ketahanan paling tangguh di dunia itu.
Al-Attiyah, yang juga peraih medali perunggu menembak Olimpiade 2012, mengatakan ia akan bermain aman di etape terakhir.
"Kami dalam jalur yang baik. Besok adalah etape pendek. Kami hanya perlu lanjut seperti ini dengan kecepatan yang sama. Sangat penting untuk memenangi balapan ini," kata Al-Attiyah dikutip AFP.
"Mengendalikan Dakar tidaklah mudah, tapi saya rasa kami memiliki banyak pengalaman sekarang dan kami hanya perlu mengatur situasi dan finis."
Baca Juga: Menlu Prancis Duga Ledakan Mobil di Reli Dakar Serangan dari Teroris
Sementara itu Sunderland tinggal selangkah lagi memenangi titel kategori sepeda motor untuk kedua kalinya setelah pada 2017 ia menjadi orang Inggris pertama yang meraih titel kategori apapun di Dakar.
Crosser berusia 32 tahun yang tinggal di Dubai itu memegang keunggulan hampir tujuh menit atas sang rival dari Chile Pablo Quintanilla setelah ia finis runner-up pada Kamis di belakang juara bertahan Kevin Benavides dari Argentina.
Benavides, akan tetapi, sudah terlempar dari persaingan utama setelah gagal finis di etape sebelumnya karena kerusakan mesin.
Dengan hasil itu, Sunderland memegang puncak klasemen untuk keenam kalinya di Dakar edisi tahun ini.
Sunderland diuntungkan ketika pemuncak klasemen sebelumnya, Adrien van Beveren, tersesat setelah melaju empat kilometer di etape hari ini dan sekarang sang rival tertinggal 15 menit di klasemen.
Baca Juga: Terlempar dari Persaingan Reli Dakar, Peterhansel Ingin Curi Kemenangan Etape
"Saya merasa sangat baik dan tak sabar lagi untuk besok," kata Sunderland dari tim GasGas.
"Balapan ini belum usai hingga Anda melewati bendera finis di etape terakhir.
"Seperti kita tahu, navigasi di balapan ini sangat sulit. Ini balapan yang sangat sulit karena seperti yang Anda lihat, catatan waktunya sangat ketat setiap harinya.
"Saya akan mencoba dan menjalani etape yang bersih besok dan semoga kami bisa menyelesaikannya."
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




