Arema FC: Kami Belum Juara Piala Presiden Meski Unggul 1-0
Sabtu, 16 Juli 2022 | 23:25 WIB
Samarinda, Beritasatu.com - Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, menandaskan kemenangan 1-0 di leg pertama final Piala Presiden belum membawa mereka juara. Oleh karena itulah dia kembali menargetkan menang pada pertandingan kedua di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (17/7/2022).
"Kami tidak mau ambil risiko, untuk meraih gelar juara tim kami harus memenangi laga terakhir di Piala Presiden ini," kata Eduardo Almeida di Stadion Segiri Samarinda, Sabtu malam. Almeida ingin para pemainnya melupakan hasil pertandingan di leg pertama dan fokus menatap laga kedua Arema melawan Borneo FC.
"Leg pertama telah selesai. Jadi apa yang akan kami lakukan besok adalah laga yang baru. Untuk bisa memenangkan trofi, kami datang ke sini untuk menang," katanya.
Almeida mengaku membawa seluruh pemain Arema FC ke Samarinda, termasuk sejumlah pemain yang masih dalam kondisi cedera dan belum tentu bisa diturunkan.
Baca Juga: Piala Presiden: Borneo FC Yakin Taklukkan Arema di Leg 2
"Ada beberapa pemain Arema FC yang cedera seperti Hasim Kipuw, Yudo dan Saiful, saya belum tahu apakah mereka bisa turun pada laga esok," kata Almeida jelang pertandingan kedua Arema FC melawan Borneo FC.
Selain persoalan cedera pemain, Almeida juga mengeluhkan dengan mepetnya jadwal pertandingan Piala Presiden leg kedua, yang hanya berselang tiga hari dengan pertandingan leg pertama.
"Praktis hanya dua hari waktu persiapan kami menuju pertandingan, sehingga tidak ada persiapan khusus dengan jeda waktu seperti itu," kata Almeida.
Sebelumnya Almeida juga menegaskan Arema FC akan menerapkan permainan bertahan total alias parkir pesawat jika dibutuhkan untuk menjadi juara pada final leg kedua ini.
Arema telah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Borneo FC pada leg pertama final Piala Presiden di Stadion Kanjuruhan, Kamis (14/7/2022). Gol kemenangan Arema dilesakkan Abel Camara pada menit ke-15.
Baca Juga: Arema Tundukkan Borneo di Leg Pertama Final Piala Presiden
Pelatih Arema FC Eduardo Almeida dalam jumpa pers usai pertandingan di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis malam mengatakan bahwa jika untuk memenangi laga leg kedua Arema FC harus "memarkir pesawat" (bertahan penuh) saat melawan tim tuan rumah, maka hal tersebut akan dilakukan.
"Kita fokus pada pertandingan kedua. Saya akan mencoba untuk menang, jika saya harus ‘memarkir pesawat’, saya akan ‘parkir pesawat’," kata Almeida.
Menurut sang pelatih, meskipun Arema FC dianggap menggunakan strategi bertahan, ia meyakini bahwa anak asuhnya lebih memiliki banyak peluang dibandingkan tim tamu yang berjuluk Pesut Etam tersebut.
"Siapa yang menciptakan peluang lebih banyak, mereka hanya satu peluang. Mungkin ada satu lagi pada akhir laga. Tapi kita mampu menciptakan peluang lebih banyak. Kalau dibilang itu parkir bus, tidak masalah," katanya.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




