ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

Pendukung Presiden Terpilih Brasil Tuntut Neymar Bayar Pajak

Selasa, 1 November 2022 | 11:08 WIB
JS
JS
Penulis: Jaja Suteja | Editor: JAS
Penyerang Brasil. Neymar, mengeksekusi penalti dan menghasilkan gol saat melawan Korea Selatan, dalam uji coba di Stadion Piala Dunia Seoul, Kamis, 2 Juni 2022.
Penyerang Brasil. Neymar, mengeksekusi penalti dan menghasilkan gol saat melawan Korea Selatan, dalam uji coba di Stadion Piala Dunia Seoul, Kamis, 2 Juni 2022. (AFP)

Brasilia, Beritasatu.com - Pendukung Presiden Brasil terpilih Lula da Silva berteriak menuntut bintang sepak bola negara itu, Neymar, untuk membayar pajak setelah calon pilihan mereka mengalahkan Jair Bolsonaro dalam pemilihan presiden negara itu, Senin (31/10/2022).

Bintang Paris Saint-Germain secara terbuka mendukung presiden sayap kanan dalam berbagai kesempatan dan pemilih Lula telah menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki ingatan yang pendek.

Kerumunan pendukung perayaan Lula di jalan telah meneriakkan pengingat kepada pesepak bola bahwa ia sekarang mungkin harus membayar pajak yang diduga dikemplang Neymar di Tanah Airnya.

Selama kampanye pemilihan, muncul tuduhan bahwa Neymar telah mencapai kesepakatan dengan Bolsonaro yang membuatnya diampuni dari tagihan pajak besar-besaran.

ADVERTISEMENT

Penyerang Brasil itu dituduh melakukan penggelapan pajak, tetapi tampaknya dia mungkin dilindungi oleh sang mantan presiden.

Sekarang kandidat sayap kiri Lula telah memenangkan pemilihan, banyak orang akan berharap Neymar diminta untuk membayar.

"Hei Neymar, Anda harus menyatakan [pajak Anda]!" teriak pendukung Lula berulang kali dalam sebuah video yang viral di media sosial.

Ketika ditanya tentang dukungan Neymar untuk saingannya selama kampanye, Lula mengatakan dia mengerti sikap pemain yang telah 121 kali membela Timnas Brasil tersebut.

"Saya pikir dia takut jika saya menang, semua orang akan tahu bahwa Bolsonaro mengampuni dia dari utang pajaknya," kata Lula.

Setelah secara terbuka mendukung Bolsonaro dalam berbagai kesempatan, Neymar menjadi lebih pendiam sejak Lula dinyatakan sebagai pemenang pemilu.

Namun, dengan banyak mata tertuju padanya, menunggu reaksi, dia akhirnya mengunggah soal hasil pemilihan presiden di negaranya.

"Semoga kehendak-Mu jadi, Tuhan," tulis Neymar di media sosial usai hasil pemilu.

Satu hal yang pasti, Neymar tidak akan lagi dapat mendedikasikan gol untuk Bolsonaro selama Piala Dunia, seperti yang dia janjikan sebelumnya.

Otoritas pemilihan Brasil pada Minggu (31/10/2022) menyatakan, Luiz Inácio Lula da Silva dari Partai Buruh berhaluan kiri berhasil mengalahkan petahana Jair Bolsonaro untuk menjadi presiden Brasil berikutnya.

Dengan 98,8% suara dihitung, Lula da Silva memiliki 50,8% dan Bolsonaro 49,2%, dan otoritas pemilihan mengatakan kemenangan da Silva adalah kepastian matematis.

Lula da Silva, mantan presiden negara itu dari 2003-2010, telah berjanji untuk memulihkan masa lalu negara yang lebih makmur, namun menghadapi tantangan dalam masyarakat yang terpolarisasi.



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Peluang Neymar di Timnas Brasil, Carlo Ancelotti: Tergantung Fisiknya

Peluang Neymar di Timnas Brasil, Carlo Ancelotti: Tergantung Fisiknya

SPORT
Ancelotti: Neymar Masih Penting bagi Brasil pada Piala Dunia 2026

Ancelotti: Neymar Masih Penting bagi Brasil pada Piala Dunia 2026

SPORT
Neymar Terancam Sanksi 12 Laga Seusai Hina Wasit

Neymar Terancam Sanksi 12 Laga Seusai Hina Wasit

SPORT
Neymar Dicoret, Ancelotti Panggil Darah Muda untuk Timnas Brasil

Neymar Dicoret, Ancelotti Panggil Darah Muda untuk Timnas Brasil

SPORT
Menunggu Desember, Akankah Neymar Ucapkan Selamat Tinggal?

Menunggu Desember, Akankah Neymar Ucapkan Selamat Tinggal?

SPORT
Neymar Perpanjang Kontrak Santos demi Tiket Piala Dunia 2026

Neymar Perpanjang Kontrak Santos demi Tiket Piala Dunia 2026

SPORT

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon