4 Polisi Tolak Laporan dan Ambil Uang Pelapor Diperiksa Propam, Kapolres: Teman SD Bercanda Beli Rokok
Senin, 24 Juni 2024 | 04:46 WIB
Bulukumba, Beritasatu.com - Kapolres Bulukumba, AKBP Andi Erma Suryono angkat bicara terkait empat anggota Polri yang bertugas di Polsek Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang diduga menolak laporan serta mengambil uang langsung dari dompet pelapor.
Empat anggota Polri tersebut, yaitu Iptu Rahman Mubin, Aipda Ali Akbar, Aipda Ilham Darwin, dan Briptu Nasir, saat ini sedang diperiksa oleh Propam terkait tuduhan penolakan laporan dan pencurian uang dari dompet pelapor, Andi Risma.
Menurut Kapolres Bulukumba, AKBP Andi Erma Suryono, keempat polisi tersebut sebenarnya tidak menolak laporan dari pelapor. Mereka justru mencoba memfasilitasi mediasi antara pelapor dan pelaku, yang merupakan anggota keluarga.
"Pelaku dan korban adalah keluarga, sehingga anggota polisi memfasilitasi mediasi. Namun, mediasi tersebut belum terlaksana hingga beberapa hari kemudian," ujar AKBP Andi Erma Suryono, Sabtu (22/6/2024).
AKBP Andi Erma Suryono juga menjelaskan bahwa tindakan mengambil uang dari dompet pelapor oleh keempat polisi tersebut hanya sebatas candaan, dan uang tersebut digunakan untuk membeli sebungkus rokok.
"Karena mereka berteman sejak SD, maka saat itu hanya bercanda," ungkapnya.
Saat ini, empat anggota Polri yang terlibat dalam insiden tersebut sedang menjalani pemeriksaan etik oleh Propam Polres Bulukumba dan Propam Polda Sulsel.
"Para oknum telah diperiksa oleh Propam Polres dan Polda, dan proses pemeriksaan masih berjalan," tambahnya.
Sebelumnya, kejadian ini bermula saat pelapor, Andi Risma, hendak membuat laporan terkait kasus penganiayaan yang dialami oleh anaknya, Dwi Oktavia Ramadani. Ia mencoba melaporkan kasus tersebut ke Polsek Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Andi Risma mengungkapkan empat anggota Polri tersebut menolak laporannya dan menyarankan untuk melakukan mediasi.
"Mereka mengatakan tidak perlu melapor, cukup mediasi saja. Namun, saya tidak berniat untuk mediasi dan tetap ingin melaporkan untuk memberikan efek jera," ujarnya, Sabtu (22/6/2024).
Selain laporan yang ditolak, Aipda Ilham Darwin bahkan mengacak-acak tas pelapor dan mengambil uang dari dalam dompet tanpa sepengetahuan Andi Risma.
"Saya meletakkan dompet di meja di samping saya. Tiba-tiba oknum tersebut membuka dompet saya, mengambil uang, lalu menutup kembali dompet saya sambil berkata, 'Apa juga isi dompet cuma Rp 50.000'," tambahnya.
Akibat kejadian tersebut, Andi Risma membuat laporan resmi terhadap empat anggota Polri tersebut ke Propam Polres Bulukumba dan Propam Polda Sulsel.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




