PMK Mewabah di Sulawesi Selatan, Kasus Capai 388
Selasa, 14 Januari 2025 | 11:59 WIB
Makassar, Beritasatu.com - Penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menjangkiti hewan ternak sapi turut mewabah di Sulawesi Selatan. Tercatat ada 388 kasus positif sapi yang terjangkit wabah PMK.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan Sariyanti Haruni mengatakan, telah dilaporkan ada sebanyak tiga ekor sapi milik warga yang mati akibat terjangkit PMK. Tiga ekor sapi yang mati terkonfirmasi terkena wabah PMK itu ditemukan di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
"Sangat rendah, hanya tiga kasus kematian dari terkonfirmasi sakit 388 ekor," ujarnya, Selasa (14/1/2025).
Baca Juga: Gejala PMK Ditemukan di Pangkalpinang, Pemerintah Kota Lakukan Penanganan Awal
Sariyanti menyampaikan, wabah PMK masuk ke Sulawesi Selatan terhitung sejak Desember 2024 lalu dan terus mengalami peningkatan.
Pada Januari 202 ini tercatat keseluruhan kasus wabah PMK di Sulawesi Selatan tercatat sebanyak 388 kasus. Hewan ternak sapi warga yang terkonfirmasi terjangkit wabah PMK terbanyak ditemukan di Kabupaten Gowa, dengan jumlah kasus sebanyak 145 ekor sapi.
"Populasi terbanyak di Kabupaten Gowa kurang lebih 145 ekor," tuturnya.
Guna mengantisipasi wabah PMK makin meluas, dinas terkait meniimbau warga yang memiliki ternak sementara waktu mengisolasi dan tidak melakukan penjualan terhadap ternak yang positif PMK. Selain itu penanganan obat dan vaksinasi juga mulai disalurkan.
BACA JUGA
Kasus Siswa SD Dihukum Duduk di Lantai karena Menunggak SPP, Menko PMK: Kita Bahas dalam Rapat
"Yang terkonfirmasi sudah diisolasi kemudian dilakukan pengobatan, dan yang sehat divaksinasi," tandasnya terkait PMK.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Tim Voli Jepang JTEKT Stings Aichi Segel Tiket Semifinal AVC Men’s




