Pesawat ATR 42-500 Hilang di Maros, Posko Antemortem Disiapkan
Minggu, 18 Januari 2026 | 06:20 WIB
Makassar, Beritasatu.com - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulawesi Selatan telah menyiapkan posko antemortem sebagai langkah antisipasi pascahilangnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026).
Posko antemortem tersebut akan didirikan di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr Dody Sardjito, kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Pendirian posko untuk mendukung proses identifikasi korban apabila ditemukan dalam peristiwa dugaan kecelakaan pesawat tersebut.
Sejumlah persiapan dilakukan oleh tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, mulai dari penyusunan data antemortem hingga penyiapan peralatan identifikasi. Berbagai perlengkapan dibawa ke lokasi, termasuk boks peralatan disaster victim identification (DVI), guna membantu proses identifikasi korban di tempat kejadian perkara.
Biddokkes Polda Sulsel juga mengerahkan tiga tim DVI yang terdiri dari 12 personel. Ketiga tim tersebut diberangkatkan menggunakan tiga kendaraan menuju Posko SAR Gabungan di Kabupaten Maros untuk bergabung dengan tim pencarian di lapangan.
Tim DVI disiagakan sebagai bentuk kesiapan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam proses evakuasi dan identifikasi korban. Biddokkes Polda Sulsel juga menempatkan sejumlah ambulans di posko antemortem untuk mendukung proses evakuasi jika diperlukan.
Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan penempatan tim DVI guna identifikasi disiapkan di Rumah Sakit TNI Angkatan Udara dr Dody Sardjito yang berada dekat dengan bandara.
“Di RSAU, di tempat AU, yang cepat dan dekat dengan bandara, sudah kami persiapkan,” ujarnya kepada wartawan seusai menghadiri rapat koordinasi bersama seluruh pemangku kepentingan terkait di kantor Basarnas Makassar, kawasan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sabtu (17/1/2026),
Mengenai jumlah personel DVI yang disiagakan, kapolda memastikan seluruh kekuatan telah disiapkan. “Kami punya banyak tim, baik dari Mabes Polri maupun dari Polda, semuanya siap dan terus berkomunikasi,” tuturnya.
Ia juga mengatakan pihak kepolisian terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam upaya pencarian.
“Kami akan mengundang keluarga untuk dilakukan pengecekan lebih lanjut. Untuk sementara kami terus berkomunikasi. Anggota kami masih berada di lapangan untuk melakukan pengecekan,” sambungnya.
Ia menegaskan, upaya pencarian akan terus dilakukan tanpa batas waktu. “Kami tidak akan pernah berhenti mencari atau berupaya menemukan lokasi terjadinya musibah ini,” tandasnya.
Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian di lokasi yang diduga menjadi titik jatuhnya pesawat ATR 42-500 tersebut.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




