ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT

BMKG Prediksi Hujan Lebat Berpotensi Banjir di Sejumlah Daerah Sulsel

Minggu, 16 Mei 2021 | 22:27 WIB
JM
JM
Penulis: Jeis Montesori | Editor: JEM
Kondisi penyeberangan Sungai Jeneberang di perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa dengan cuaca mendung, Senin, 22 Februari 2021.
Kondisi penyeberangan Sungai Jeneberang di perbatasan Kota Makassar dan Kabupaten Gowa dengan cuaca mendung, Senin, 22 Februari 2021. (Antara)

Makassar, Beritasatu.com - Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar memprediksi terjadinya hujan intensitas sedang, lebat hingga sangat lebat pada sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel) berpotensi mengakibatkan banjir.

Kepala BMKG Wilayah IV Makassar Darmawan di Makassar, Minggu (16/5/2021), menyebutkan  intensitas curah hujan yang dimaksud akan terjadi selama tiga hari, mulai 16-18 Mei di beberapa kabupaten se-Sulsel.

"Ini hasil dari mencermati perkembangan kondisi dinamika atmosfer terkini, itu menunjukkan terjadinya peningkatan aktivitas potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Sulawesi Selatan," ujarnya.

Dalam tiga hari ini, hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah meliputi Kabupaten Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Palopo dan Toraja Utara. Sementara hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di Kabupaten Tana Toraja Enrekang, Sidrap, Wajo, dan Pinrang.

ADVERTISEMENT

Maka BMKG Wilayah IV mengeluarkan peringatan dini pada sejumlah kabupaten yakni Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, Palopo, Toraja Utara, Tana Toraja, Enrekang, Sidrap, Wajo, dan Pinrang.

Menurutnya, kondisi ini terjadi karena adanya sirkulasi siklonik di Selat Makassar bagian tengah sehingga menyebabkan pertemuan angin (konvergensi) yang memanjang dari Laut Banda hingga Sulawesi Barat.

Selain itu suhu muka laut di Teluk Bone bagian utara dalam kondisi hangat sehingga berkontribusi terhadap penguapan.

"Kondisi ini mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah tersebut," ujarnya.

Maka dari itu, masyarakat diimbau agar mewaspadai gelombang tinggi di perairan sekitar Sulawesi Selatan. Gelombang dengan ketinggian 1.25-2.5 m terjadi Selat Makassar bagian selatan, perairan Spermonde Makassar bagian barat, perairan Kepulauan Selayar, Teluk Bone bagian selatan, Laut Flores bagian utara, perairan Pulai Bonerate-Kalaotoa, dan Laut Flores bagian timur.

"Masyarakat dan pengguna layanan transportasi darat/laut/udara diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan dari curah hujan tinggi," ujar Darmawan.

Dampak bencana hidrometeorologi yang dimaksud antara lain potensi banjir, banjir bandang, genangan, tanah longsor, pohon tumbang, dan meluapnya area tambak budidaya.

"Kami harap masyarakat tetap memperhatikan informasi dari BMKG serta instansi terkait untuk memastikan mitigasi bencana hidrometeorologi dapat dilakukan dengan baik," ujar dia. 



 

Simak berita dan artikel lainnya di Google News

Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu

Bagikan

BERITA TERKAIT

Cuaca Jabodetabek Hari Ini 14 Mei 2026: Cerah Berawan

Cuaca Jabodetabek Hari Ini 14 Mei 2026: Cerah Berawan

JAKARTA
Banjir Rob Akan Landa Wilayah Ini hingga 27 Mei 2026

Banjir Rob Akan Landa Wilayah Ini hingga 27 Mei 2026

NUSANTARA
Waspada Hujan Sangat Lebat di Wilayah Ini pada Selasa 12 Mei 2026

Waspada Hujan Sangat Lebat di Wilayah Ini pada Selasa 12 Mei 2026

NUSANTARA
Gempa M 4,8 Guncang Tolitoli Sulteng, BMKG Sebut Dipicu Sesar Aktif

Gempa M 4,8 Guncang Tolitoli Sulteng, BMKG Sebut Dipicu Sesar Aktif

NUSANTARA
Waspada! Hujan di Pegunungan Sumut Bisa Picu Banjir dan Longsor

Waspada! Hujan di Pegunungan Sumut Bisa Picu Banjir dan Longsor

SUMATERA UTARA
Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu 9 Mei 2026: Berawan Tebal hingga Siang

Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu 9 Mei 2026: Berawan Tebal hingga Siang

JAKARTA

BERITA LAINNYA

Loading..
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ARTIKEL TERPOPULER





Foto Update Icon