Pemkot Gunungsitoli Dukung PLN Bangun Gasifikasi Klaster Nias
Rabu, 11 Juni 2025 | 16:10 WIB
Gunungsitoli, Beritasatu.com - Gunungsitoli bersiap memasuki era baru transisi energi. PT LNG Nias Gasifikasi resmi memulai konstruksi proyek gasifikasi klaster Nias pada Rabu (11/6/1015), yang dinilai sebagai langkah penting menuju pemanfaatan energi bersih di kawasan Kepulauan Nias.
Proyek ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk mencapai net zero emission (NZE) di Indonesia.
Manajer PLN UP3 Nias, Leonard Tulus M Panjaitan menjelaskan, pembangunan fasilitas gasifikasi akan menggantikan ketergantungan PLN terhadap bahan bakar fosil, seperti minyak dan solar yang selama ini membebani keuangan negara.
Proyek ini juga dirancang untuk menekan emisi karbon serta meningkatkan efisiensi distribusi listrik di wilayah kepulauan.
Dukungan Penuh dari Pemkot Gunungsitoli
Wali Kota Gunungsitoli, Sowa'a Laoli menyambut positif inisiatif gasifikasi ini. Dalam peresmian land clearing proyek, dia menegaskan komitmen pemerintah daerah.
“Pemerintah kota hadir untuk memastikan program berlanjut dan berjalan dengan baik. Harapan kami, proyek gasifikasi klaster Nias 2025 bisa menjadi fondasi energi masa depan," kata Sowa'a Laoli di sela peresmian Land Clearing Proyek Gasifikasi Klaster Nias.
Dia juga menyampaikan, proyek akan berlangsung di tiga desa di Gunungsitoli dan tenaga kerja lokal akan diprioritaskan.
Ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan pemberdayaan SDM dan UMKM lokal, termasuk desa Dahana, Humene, dan Bawadösölö.
Teknologi Hijau
Sebagai bagian dari uji coba penerapan energi bersih, PLN juga mengadakan kegiatan memasak bersama PKK Kecamatan Idanoi menggunakan kompor induksi berbahan baku pisang dan ubi, suatu simbolisasi energi terbarukan yang dekat dengan masyarakat.
Selain sebagai solusi ramah lingkungan, pendekatan ini mendorong kreativitas lokal dalam memanfaatkan sumber daya alam.
Tak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur energi, proyek ini juga dirancang untuk melibatkan pelaku usaha mikro secara aktif.
PLN telah menjalin komunikasi langsung dengan UMKM lokal guna memastikan proses pembangunan memberikan dampak nyata secara sosial dan ekonomi.
“PLN berkomitmen memberdayakan UMKM lokal sepanjang proses pembangunan,” ujar Laoli.
Dengan target penyelesaian dalam 2 tahun, proyek gasifikasi klaster Nias 2025 diharapkan menjadi titik balik dalam pemanfaatan energi terbarukan di Sumatera Utara. Ini merupakan peralihan penting dari ketergantungan bahan bakar fosil menuju energi yang lebih berkelanjutan, ekonomis, dan modern.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Terseret dalam Perang dengan Israel, Lebanon Adukan Iran kepada PBB




