Cegah Banjir Susulan, Pemkot Sibolga Keruk Sungai Aek Doras
Senin, 8 Desember 2025 | 17:07 WIB
Sibolga, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Sibolga mengerahkan tiga unit alat berat untuk mempercepat pengerukan Sungai Aek Doras pascabanjir dan longsor yang melanda wilayah Sibolga dan sekitarnya. Pengerahan alat berat dilakukan untuk mengangkat material lumpur dan pasir yang menumpuk di aliran sungai setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut.
Wali Kota Sibolga, Akhmad Sukri Nazry, turun langsung ke lokasi pada Senin (8/12/2025) untuk memastikan proses pengerukan berjalan optimal. Ia menyebut langkah ini menjadi prioritas pemerintah mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi memicu banjir susulan.
Pihaknya kini menitikberatkan penanganan pada normalisasi aliran sungai serta pemantauan material lumpur yang menghambat arus air.
“Keselamatan warga adalah yang utama, terutama bagi masyarakat di sekitar aliran Sungai Aek Doras. Pengerukan ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir dan longsor pada masa mendatang,” ujarnya.
Untuk mempercepat proses normalisasi, Pemkot Sibolga tidak hanya mengerahkan tiga alat berat, tetapi juga menyediakan empat dump truck untuk mengangkut timbunan lumpur dan pasir. Dengan normalisasi yang lebih cepat, pemerintah berharap aliran sungai kembali lancar dan potensi bencana dapat ditekan.
Sementara itu, data terbaru terkait dampak banjir dan longsor di Sibolga menunjukkan kondisi yang cukup memprihatinkan. Hingga hari ini, tercatat 53 orang meninggal dunia, dua orang masih hilang, dan 45 orang mengalami luka-luka.
Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan masih melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan serta mendistribusikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.
Pemkot Sibolga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama mereka yang tinggal di kawasan bantaran sungai atau lereng rawan longsor. Selain itu, pemkot memastikan pemantauan rutin terhadap kondisi cuaca dan elevasi air sungai akan terus dilakukan selama masa tanggap darurat.
Masyarakat diharapkan tetap mengikuti arahan petugas dan melapor jika menemukan tanda-tanda potensi longsor atau kenaikan debit air. Pemerintah berkomitmen memastikan penanganan bencana berjalan cepat, terukur, dan berfokus pada pemulihan kondisi warga.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
Cuaca Jakarta Hari Ini Minggu 21 Juni: Hujan Ringan pada Malam Hari




