Pelindo Berangkatkan 280 Pemudik Gratis dari Bali ke Madura
Jumat, 13 Maret 2026 | 19:59 WIB
Buleleng, Beritasatu.com - PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Cabang Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng, Bali, memberangkatkan 280 pemudik melalui program mudik gratis jalur laut menuju Pulau Raas, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Jumat (13/3/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari layanan Angkutan Laut Lebaran 2026 (1447 Hijriah) yang bertujuan membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan biaya terjangkau.
Para pemudik diberangkatkan dari Dermaga 1 Pelabuhan Celukan Bawang menggunakan dua kapal, yakni KN Chundamani P-116 yang mengangkut sekitar 100 penumpang dan KN Nusa Penida yang membawa sekitar 180 penumpang.
General Manager Pelindo Cabang Pelabuhan Celukan Bawang, Mochammad Imron, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung kelancaran program mudik gratis melalui jalur laut dengan memastikan kesiapan fasilitas pelabuhan serta koordinasi dengan berbagai instansi terkait.
Menurut Imron, Pelindo juga menyiapkan shelter penumpang cruise yang dapat dimanfaatkan untuk menampung sekitar 400 orang setiap hari. Fasilitas tersebut dilengkapi ruang tunggu yang nyaman, akses WiFi, toilet, serta toilet khusus bagi penyandang disabilitas.
“Pelindo siap mendukung kelancaran program mudik gratis ini agar masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman,” ujar Imron.
Ia menambahkan, keberhasilan pelaksanaan program tersebut tidak terlepas dari sinergi antara Pelindo, Kementerian Perhubungan, serta berbagai pemangku kepentingan di sektor maritim.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Celukan Bawang, Taufikur Rahman, menegaskan program mudik gratis jalur laut merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat selama periode Angkutan Laut Lebaran.
Menurutnya, KSOP bersama seluruh stakeholder terus melakukan koordinasi dan pengawasan untuk memastikan aspek keselamatan, keamanan, serta kelancaran operasional pelayaran selama masa mudik.
“Kami menerapkan prinsip zero tolerance on safety, sehingga seluruh kapal yang beroperasi wajib memenuhi standar keselamatan pelayaran yang telah ditetapkan,” kata Taufikur Rahman.
Program mudik gratis melalui jalur laut ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kelancaran transportasi laut selama periode Angkutan Laut Lebaran 2026.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA TERKAIT
BERITA LAINNYA
Trump Larang Pungutan di Selat Hormuz
B-FILES
Diplomasi Internasional demi Benefit Nasional
Khamami Zada
Negara yang Ikut Berkurban
Timothy Ivan Triyono
62 Persen Jemaah Haji Indonesia Telah Kembali ke Tanah Air




