SMK PGRI 11 Ciledug Tangerang Dituding Menilap Uang PIP untuk Siswa
Rabu, 26 Februari 2025 | 11:54 WIB
Tangerang, Beritasatu.com - Viral di media sosial pihak SMK PGRI 11 Ciledug, Kota Tangerang, Banten, yang dituding menilap uang bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk para siswa penerima manfaat. PIP merupakan program pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan sasaran siswa keluarga tidak mampu.
Dalam video yang viral, beberapa siswa termasuk alumni dengan didampingi orang tua menggeruduk SMK PGRI 11 Kota Tangerang. Mereka mempertanyakan terkait bantuan PIP yang sudah cair, tetapi belum kunjung diberikan kepada siswa. Diduga uang bantuan tersebut ditilap pihak sekolah.
Adapun nominal penerima bantuan program Indonesia pintar ini bervariatif, mulai Rp 1 juta, Rp 900.000 dan Rp 500.000, tergantung tingkatan dari siswa keluarga tidak mampu atau miskin.
Sementara aktivasi rekening atau penarikan dana bisa dilakukan secara kuasa apabila memenuhi beberapa kondisi. Penerima kuasa dalam aktivasi rekening dan penarikan dana PIP hanya bisa dilakukan oleh kepala sekolah.
Atas tudingan penilapan dana bantuan PIP, Joko pegawai TU SMK PGRI 11 Kota Tangerang mengatakan, permasalahan tersebut hanya karena ada kelalaian akibat dirinya tidak update data nama siswa penerima manfaat PIP.
"Awal kronologinya adalah siswa kami atas nama Hana dan Nailah kelas 12 datang dan menanyakan masalah PIP. Setelah validasi data, kami memang ternyata tidak update data," ungkap Joko kepada wartawan, Rabu (26/2/2025).
Setelah validasi data, Joko menyebut pihaknya sudah membuatkan surat pengantar sebagai syarat penarikan uang yang tersimpan di bank kepada siswa penerima manfaat PIP. Joko tidak mengetahui apakah uang tersebut sudah dicairkan atau belum.
"Setelah 1-2 hari memang sudah update data nama dia ada muncul dan ketika sudah kami buatkan dari sekolah adalah surat pengantar untuk ke bank. Nah setelah itu kami belum dapat laporan yang bersangkutan apakah sudah cair atau belum," ungkapnya.
"Contohnya kemarin ada yang sudah kami urus angkatan 2022, namanya Muhammad Atta dan beliau ketika kami urus ternyata dananya masih ada di bank dan kami tidak mengambil potongan uang bantuan sama sekali," sambung Joko.
Joko membantah tudingan bahwa pihak SMK PGRI 11 Ciledug menilap dana PIP dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Simak berita dan artikel lainnya di Google News
Ikuti yang terbaru di WhatsApp Channel Beritasatu
BERITA LAINNYA
1
2
Kemenkomdigi: Kami Akan Terus Perang Melawan Judi Online!
5
B-FILES
Pengguna Netflix Paket Murah Siap-siap Dibombardir Iklan




